Akurat
Pemprov Sumsel

Thailand Masters: Tiwi/Fadia Jaga Asa Indonesia Raih Gelar di Ganda Putri

Leo Farhan | 31 Januari 2026, 18:33 WIB
Thailand Masters: Tiwi/Fadia Jaga Asa Indonesia Raih Gelar di  Ganda Putri

AKURAT.CO, Pasangan ganda putri bulutangkis Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, berhasil menjaga asa Indonesia untuk meraih gelar Thailand Masters 2026 di sektor ini.

Tiwi/Fadia-sapaan mereka-melangkah ke final Thailand Masters dengan menumbangkan unggulan keempat asal Jepang, Kaho Osawa/Mai Tanabe, lewat laga sengit tiga gim dengan skor 21-23, 21-12, dan 21-15 di Nimibutr Stadium, Patumwan, Sabtu (31/1).

Tiwi menyebut mereka sempat kesulitan di awal laga semifinal Thailand Masters ini karena bermain terlalu terburu-buru. Kondisi lapangan yang menang angin bagi lawan membuat skema serangan balik Jepang menjadi senjata makan tuan bagi pasangan Indonesia.

Baca Juga: ​Thailand Masters: Ana/Trias dan Tiwi/Fadia Kompak Singkirkan Unggulan Teratas di Perempat Final

"Gim pertama kami banyak tertekan, kami buru-buru dan nafsu untuk bermain kencang-kencang, sedangkan lawan kalau dikasih bola panjang kencang itu enak buat balikkannya. Beruntung di akhir gim pertama kami sudah menemukan pola permainannya," kata Tiwi usai pertandingan.

Senada dengan Tiwi, sang rekan Fadia menyebut kunci kemenangan mereka kali ini adalah mampu menjaga ketenangan. Setelah berdiskusi dengan pelatih, mereka berhasil meredam ketegangan di gim kedua dan ketiga.

"Gim kedua kami lebih tenang dan lebih yakin. Besok pastinya harus lebih siap capek lagi dan fokusnya harus tahan lagi karena lawan China. Pola main mereka kurang lebih sama seperti kami, jadi harus lebih yakin saja," ungkap Fadia.

Baca Juga: Thailand Masters: 3 Wakil Ganda Putri Indonesia ke Perempat Final, Rachel/Febi Tantang Duet Jepang

Sayang, hasil positif ini gagal diikuti Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari yang harus terhenti di tangan unggulan tujuh asal Tiongkok, Bao Li Jing/Li Yi Jing, lewat drama tiga gim dengan skor 11-21, 21-16, dan 15-21.

Trias mengakui di babak empat besar ini lawan tampil jauh lebih rapi dan minim melakukan kesalahan. Selain itu, Ana/Trias tidak bisa menunjukkan penampilan terbaik mereka.

Ana/Trias sebenarnya sempat mencoba mengubah strategi permainan di gim penentuan dengan bermain lebih agresif, namun hal itu malah menjadi bumerang bagi mereka.

"Di gim ketiga kami sudah mencoba untuk tidak bermain hati-hati dan bermain lebih nekat, namun malah mati sendiri," ujar Ana.

Dengan hasil ini, Tiwi/Fadia menjadi satu-satunya harapan Indonesia untuk merengkuh gelar di sektor ganda putri. Mereka dijadwalkan menghadapi Bao Li Jing/Li Yi Jing di babak final besok.

Ini merupakan pencapaian luar biasa bagi duet Tiwi/Fadia yang baru dipasangkan dalam dua turnamen terakhir.

"Masuk final pastinya senang. Tetapi ini belum selesai, masih ada partai puncak. Kami harus bermain lebih baik lagi," ucap Tiwi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H