Akurat
Pemprov Sumsel

Kejuaraan Bulutangkis Asia: ​Sabar/Reza Melaju Mulus, Ana/Trias Terhenti di Tangan Unggulan Utama

Dian Eko Prasetio | 8 April 2026, 16:51 WIB
Kejuaraan Bulutangkis Asia: ​Sabar/Reza Melaju Mulus, Ana/Trias Terhenti di Tangan Unggulan Utama
Pasangan ganda putra bulutangkis Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, saat beraksi di laga pembuka Kejuaraan Bulutangkis Asia 2026 di Ningbo, China, Rabu (8/4/2026). PBSI

AKURAT.CO, Nasib berbeda harus dialami pasangan ganda putra, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, dan pasangan ganda putri, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari pada hari kedua Kejuaraan Bulutangkis Asia atai Badminton Asia Championships (BAC) 2026.

Bertanding di Ningbo Olympic Sports Center, Ningbo, China, Rabu (8/4), Sabar/Reza sukses mengunci tiket 16 besar Kejuaraan Bulutangkis Asia kali ini.

Sementara itu duet Febriana/Trias harus mengakui ketangguhan wakil tuan rumah.

Sabar/Reza tampil sangat dominan saat menghadapi wakil Thailand, Pharanyu Kaosamaang/Tanadon Punpanich.

Pasangan non-Pelatnas PBSI ini menyudahi perlawanan duo Thailand itu dengan skor telak 21-9 dan 21-12.

Kemenangan ini menjadi ajang pembalasan bagi Sabar/Reza setelah hasil kurang memuaskan di beberapa turnamen terakhir.

Sabar bahkan mengungkapkan bahwa kunci kepercayaan diri mereka hari ini berasal dari kualitas latihan intensif yang mereka jalani di Pelatnas PBSI.

"Pastinya kepercayaan diri lebih karena kami latihannya sangat intens di Pelatnas, kami dapat kesempatan persiapan di sana. Kualitas dan speed di Pelatnas itu beda, levelnya hampir sama semua jadi daya juangnya sangat kompetitif," kata Sabar.

Senada dengan Sabar, rekan tandemnya Reza menegaskan misi mereka untuk terus meminimalisir kesalahan sendiri.

"Kami memperbaiki kesalahan kemarin di All England. Alhamdulillah berbuah manis, mudah-mudahan bisa konsisten terus di babak berikutnya," kata Reza.

Ana/Trias Terganjal Power dan Speed Unggulan Pertama Kejuaraan Bulutangkis Asia

Beralih ke sektor ganda putri, langkah Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari harus terhenti lebih cepat.

Menghadapi raksasa China sekaligus unggulan pertama, Liu Sheng Shu/Tan Ning, Ana/Trias harus menyerah dengan skor 11-21 dan 19-21.

Trias mengakui bahwa mereka sempat kehilangan arah di gim pertama karena terjebak dalam pola permainan lawan yang mengandalkan tenaga dan kecepatan tinggi.

"Di gim pertama kami terlalu terburu-buru. Lawan memiliki keunggulan di power dan speed," kata Trias singkat.

Meski sempat memberikan perlawanan sengit di gim kedua dengan mencoba mengubah tempo permainan, Ana/Trias tetap gagal memaksakan laga rubber game.

Ana menekankan pentingnya kesabaran sebagai bahan evaluasi utama ke depan.

"Evaluasi ke depan, kami harus lebih sabar dan jangan terburu-buru. Harus lihat dulu pengembalian bola dari lawan seperti apa," kata Ana.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.