Akurat
Pemprov Sumsel

Kejuaraan Bulutangkis Asia: Fajar/Fikri Tanpa Hambatan, Raymond/Joaquin Dijungkalkan Wakil Korea

Dian Eko Prasetio | 8 April 2026, 20:47 WIB
Kejuaraan Bulutangkis Asia: Fajar/Fikri Tanpa Hambatan, Raymond/Joaquin Dijungkalkan Wakil Korea
Pebulutangkis ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, saat beraksi di laga pertama Kejuaraan Bulutangkis Asia 2026 di Ningbo, China, Rabu (8/4/2026). PBSI

AKURAT.CO, Sektor ganda putra Indonesia memetik hasil berbeda pada hari kedua Kejuaraan Bulutangkis Asia atau Badminton Asia Championships (BAC) 2026.

Unggulan kelima, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, lolos ke 16 besar Kejuaraan Bulutangkis Asia, sementara Raymond Indra/Nikolaus Joaquin tersingkir secara dramatis.

Bertanding di Ningbo Olympic Sports Center, Ningbo, China, Rabu (8/4), Fajar/Fikri mengawali perjalanan mereka dengan kemenangan meyakinkan atas wakil Uni Emirat Arab, Dev Ayyappan/Dhiren Ayyappan, melalui dua gim langsung dengan skor 21-12 dan 21-9.

Kembali ke arena kompetitif setelah jeda satu bulan pasca-All England, Fajar/Fikri memanfaatkan laga perdana Kejuaraan Bulutangkis Asia ini sebagai sarana adaptasi atmosfer pertandingan.

Fajar mengakui fokus utama mereka adalah meraba karakteristik shuttlecock dan kondisi angin di Ningbo.

"Alhamdulillah bersyukur dikasih kelancaran hari ini. Senang bisa kembali bertanding setelah sebulan. Tadi kami ingin menyesuaikan kondisi lapangan dan meraba-raba kondisi shuttlecock karena suasananya berbeda dengan saat latihan," kata Fajar usai laga.

Namun, ujian sesungguhnya telah menanti mereka di babak 16 besar. Fajar/Fikri bakal menantang wakil tuan rumah, Chen Bo Yang/Liu Yi, yang datang dengan motivasi tinggi lantaran berstatus finalis tahun lalu.

Sementara itu, Fikri menekankan pentingnya manajemen pemulihan fisik, apalagi lawan berat sudah menanti mereka di babak 16 besar.

"Setelah ini, recovery-nya harus lebih baik lagi. Persiapan besok kami akan bicara dengan pelatih sambil bedah video lawan untuk menentukan strategi melawan pasangan tuan rumah," tambah Fikri.

Nasib kurang beruntung dialami pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Menghadapi pasangan Korea, Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju, duet muda Indonesia ini harus menyerah lewat duel sengit tiga gim yang berakhir dengan skor 21-11, 15-21, dan 23-25.

Raymond mengakui bahwa kekalahan mereka di poin-poin akhir disebabkan oleh kesalahan strategi dalam penempatan bola.

Pebulutangkis ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, saat tampil di putaran pertama Kejuaraan Bulutangkis Asia 2026 di Ningbo, China, Rabu (8/4/2026). PBSI

"Hasilnya kurang maksimal. Di poin-poin terakhir kami banyak mengangkat bola, sehingga kami terus-menerus diserang lawan," kata Raymond.

Sementara Joaquin mengungkapkan bahwa faktor keberuntungan dan dominasi lawan di area depan net menjadi pembeda pada gim penentu.

Di gim ketiga, Raymond/Joaquin sebenarnya mampu memberikan perlawanan ketat, namun mereka selalu dalam posisi mengejar saat memasuki setting point.

"Lawan unggul di bola-bola drive dan Kang Min Hyuk sangat rapat menutup area depan. Di poin akhir mungkin ada faktor keberuntungan untuk lawan, tapi kami akui banyak mengangkat bola sehingga kans musuh untuk menyerang lebih besar," jelas Joaquin.

Dengan hasil ini, Fajar/Fikri kini menjadi salah satu tumpuan utama Indonesia di sektor ganda putra untuk terus melaju ke babak perempat final, sekaligus menjaga asa Merah Putih meraih gelar juara BAC 2026 di Negeri Tirai Bambu.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.