Australia Terbuka: Raymond/Joaquin Taklukkan Fajar/Fikri untuk Gelar Super 500 Pertama
Leo Farhan | 23 November 2025, 19:17 WIB

AKURAT.CO - Pasangan ganda putra muda Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, tampil mengejutkan dengan merebut gelar juara Australia Terbuka 2025 usai menundukkan senior sekaligus sekaligus unggulan kelima, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.
Bertanding di Quaycentre, Sydney, Minggu (23/11), Raymond/Nikolaus menang usai melewati laga sengit tiga gim 22-20, 10-21, dan 21-18. Selain gelar Super 500 pertama, kemenangan ini juga merupakan sebuah validasi bahwa mereka mampu bersaing di jajaran elite dunia.
"Puji Tuhan, ini pembuktian kalau kami bisa bersaing di level atas. Target masih banyak yang mau kami ambil di depan, semoga kami bisa konsisten memberikan permainan yang terbaik seperti di sini," kata Raymond.
"Kami akan berusaha agar gelar ini tidak menjadi beban, kami tetap mau main tanpa beban di pertandingan berikutnya."
Sementara itu, Joaquin menambahkan bahwa kunci kemenangan mereka hari ini ada pada pemahaman permainan satu sama lain dan disiplin terhadap strategi.
"Kami sudah tahu 'bumbu special' masing-masing karena latihan bersama sangat lama," kata Joaquin.
"Fokus harus dijaga, apalagi melawan A'Fajar dan A'Fikri yang punya ratusan pengalaman. Sedikit saja kendur, poin bisa hilang banyak."
Atas pencapaian tersebut, mereka mempersembahkan gelar ini untuk sektor ganda putra pratama, PBSI, dan seluruh pendukung Indonesia.
Di sisi lain, Fajar/Fikri mengakui hasil runner-up di Australia Terbuka ini masih belum memuaskan. Namun, mereka tetap memberikan apresiasi besar terhadap penampilam juniornya itu.
"Perkembangan mereka sangat pesat. Awal tahun masih di Sirnas, lalu juara International Challenge, Super 100, runner up Korea Masters, dan sekarang juara Super 500. Luar biasa," puji Fajar.
"Kami bangga melihat permainan mereka. Semoga makin baik, makin berprestasi, dan tidak cepat puas karena tantangan ke depan masih banyak," Fikri menambahkan.
Walau harus puad dengan medali perak, Fajar/Fikri kini langsung mengalihkan fokusnya ke ajang BWF World Tour Finals yang akan bergulir tiga pekan mendatang di China.
"Kami ingin rileks dulu, lalu siapkan strategi karena lawannya top 8 dunia. Poin kritis harus kami perbaiki, masih kurang tenang," inbuh Fajar.
Dengan hasil ini, Indonesia sementara berhasil mengumpulkan dua gelar juara setelah sebelumnya sektor ganda putri juga menghadirkan laga All Indonesia Finals.
Skuad bulutangkis Merah Putih juga masih berpeluang menambah dua gelar lainnya dari sektor tunggal putri lewat Putri Kusuma Wardani dan sektor ganda campuran lewat pasangan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









