Akurat
Pemprov Sumsel

Korea Selatan Juara Umum Bulu Tangkis Asia 2026, Indonesia Kembali Pulang Tanpa Gelar

Dian Eko Prasetio | 13 April 2026, 16:43 WIB
Korea Selatan Juara Umum Bulu Tangkis Asia 2026, Indonesia Kembali Pulang Tanpa Gelar
An Se-young

AKURAT.CO An Se-young akhirnya berhasil melengkapi kepingan puzzle prestasinya. Tunggal putri peringkat satu dunia asal Korea Selatan tersebut resmi menyandang gelar juara Badminton Asia Championships (BAC) 2026, yang sekaligus melengkapi koleksi gelar turnamen mayor dalam lemari pialanya.

Berlaga di Ningbo Olympic Sports Center, Ningbo, China, Minggu (12/4/2026), An Se-young naik ke podium tertinggi usai menumbangkan wakil tuan rumah sekaligus unggulan kedua, Wang Zhiyi, lewat drama rubber game dengan skor 21-12, 17-21, dan 21-18.

Kemenangan ini terasa spesial karena BAC merupakan satu-satunya gelar bergengsi yang belum pernah diraih An. Hasil ini juga menjadi ajang balas dendam setelah sebelumnya dia ditekuk Wang Zhiyi di Final All England 2026.

Baca Juga: Sering Tak Sabar, Gregoria Kecewa Takluk Dari An Se-young

Lengkapi Koleksi Gelar Mayor

Perjalanan An Se-young di Kejuaraan Asia terbilang panjang. Pebulu tangkis berusia 24 tahun ini sebelumnya hanya mampu meraih medali perunggu pada edisi 2022 dan medali perak pada 2023.

Dengan emas BAC 2026, atlet kelahiran Gwangju ini kini memiliki status 'paripurna.'

Selain emas Kejuaraan Asia, An juga memiliki emas Asian Games, Kejuaraan Dunia, dan Olimpiade.

"Pertandingan itu sangat melelahkan. Lawan saya juga lelah, durasinya panjang sehingga saya sangat senang bisa menang. Dukungan suporter Korea di sini sangat membantu saya," kata An dikutip laman resmi BWF.

Dominasi Korea Selatan dan Kejutan Ayush Shetty

Korea Selatan keluar sebagai juara umum BAC 2026 dengan raihan tiga gelar juara. Selain An Se-young, Negeri Ginseng berjaya melalui, Kim Won-ho/Seo Seung-jae (ganda putra), dan Kim Jae-hyeon/Jang Ha-jeong (ganda campuran).

Sementara itu, sektor tunggal putra dikuasai unggulan teratas tuan rumah, Shi Yuqi. Dia menghentikan langkah sensasional pemain muda India, Ayush Shetty, dengan skor telak 21-8 dan 21-10.

Shetty menjadi sorotan sepanjang turnamen. Pebulu tangkis peringkat 25 dunia ini melaju ke final setelah menjegal nama-nama besar seperti Li Shi Feng, Jonatan Christie, hingga Kunlavut Vitidsarn.

Adapun gelar ganda putri jatuh ke tangan pasangan China, Li Yi Jing/Luo Xu Min, setelah rekan senegaranya, Liu Sheng Shu/Tan Ning memutuskan mundur (retired) di awal gim pertama.

Baca Juga: Pelajari Gaya Bermain Marin, Putri Penasaran Lawan An Se-Young

Indonesia Pulang Tanpa Gelar

Sementara itu, awan mendung masih menyelimuti dunia bulu tangkis Indonesia. Dengan 16 wakil, Tim Merah Putih harus pulang tanpa satupun gelar juara.

Pencapaian terbaik Indonesia hanya sampai pada babak semifinal lewat dua wakilnya, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti.

Hasil ini memperpanjang catatan evaluasi bagi Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) dalam menghadapi turnamen-turnamen papan atas di kalender 2026.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.