Wajib Langsung 'In' Sejak Awal di Skor 15x3, Pebulutangkis Indonesia Harus Cepat Adaptasi

AKURAT.CO, Perubahan sistem skor bulutangkis menjadi 15x3 diprediksi akan mengubah peta kekuatan dan strategi di lapangan. Pengamat bulutangkis nasional, Broto Happy, memberikan peringatan keras bagi para atlet Indonesia untuk segera beradaptasi dan mengubah pola pikir bertanding agar tidak tergilas oleh regulasi baru ini.
Menurut Broto Happy, sistem 15 poin tidak memberikan ruang bagi pemain untuk lambat panas. Jika selama ini dalam sistem 21 poin pemain masih bisa meraba taktik lawan di awal gim saat tertinggal poin, maka di sistem baru hal tersebut akan sangat berisiko.
"Kuncinya satu, ketika pemain masuk lapangan, mesinnya harus sudah panas benar. Harus langsung in. Di sistem 15 poin, jaraknya pendek sekali. 15 kali kesalahan, baik dibuat sendiri atau oleh lawan, gim sudah berakhir," kata Broto saat dihubungi Akurat.co, Rabu (29/4/2026).
Hingga saat ini, belum ada bukti konkret apakah sistem baru ini akan menguntungkan pemain Indonesia atau justru sebaliknya. Broto pun mendorong PP PBSI untuk segera melakukan simulasi intensif di Pelatnas sebagai langkah antisipasi.
"Saya belum melihat atlet-atlet Pelatnas menyikapi ini dengan simulasi yang dimatangkan di laboratorium mereka. Harus dicoba seserius mungkin untuk melihat kecocokannya," tuturnya.
Selain kesiapan mental untuk langsung "tancap gas", Broto menekankan tiga poin krusial yang wajib dimiliki pemain Indonesia dalam menghadapi skor 15x3. Pertama adalah strategi yang matang, kedua konsistensi pukulan, dan yang terakhir ketahanan fokus.
"Pemain Indonesia harus sadar, tidak ada lagi waktu untuk sekadar berpikir taktik di tengah gim saat sudah tertinggal jauh. Konsistensi dan kesiapan sejak poin pertama adalah harga mati," kata Broto.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







