Singapura Terbuka: Gagal Jaga Fokus di 'Poin Tua', Sabar/Reza Tersingkir di 16 Besar

AKURAT.CO, Hasil mengecewakan harus diterima oleh pasangan ganda putra bukutangkis profesional Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, pada babak 16 besar Singapura Terbuka 2026.
Langkah unggulan keenam Singapura Terbuka ini terpaksa terhenti setelah ditumbangkan oleh wakil Malaysia, Kang Khai Xing/Aaron Tai.
Bertanding di Singapore Indoor Stadium, Kallang, Kamis (28/5), Sabar/Reza gagal membendung agresivitas duet.ganda putra Negeri Jiran tersebut.
Melalui pertarungan ketat straight set, duet Merah Putih ini menyerah dengan skor akhir 19-21 dan 17-21 di laga Singapura Terbuka kali ini.
Reza menilai mereka sempat memegang kendali permainan di awal laga. Namun kelengahan pada poin-poin kritis gim pertama mengubah segalanya.
"Untuk pertandingan hari ini bersyukur bisa menjalani pertandingan dengan baik, tapi dari segi hasil kami masih belum puas," kata Reza.
"Di permainan tadi, di awal gim pertama kami sempat dapat pola permainan yang tepat tapi di akhir-akhir kami sedikit hilang fokus."
Kekalahan menyakitkan di gim pertama itu ternyata berimbas pada runtuhnya mental bertanding mereka di gim berikutnya.
Lawan yang mendapatkan angin segar langsung menekan sejak awal gim kedua.
"Di gim kedua kami start-nya juga cukup tertinggal jauh karena mungkin mereka di gim pertama bisa membalikkan keadaan jadi percaya dirinya lebih," kata Reza menjelaskan.
"Selepas interval kami coba bangkit dan mulai kembali menemukan ritmenya, tapi karena tertinggalnya sudah terlalu jauh jadi sulit untuk mengejarnya."
Sementara itu, Sabar mengakui bahwa pasangan Malaysia tersebut telah mengalami peningkatan kualitas yang sangat pesat sejak pertemuan terakhir mereka pada tahun lalu. Kematangan taktis dan variasi pukulan lawan diakui Sabar cukup menyulitkan.
"Kami pernah bertemu tahun lalu dan tahun ini merasa berbeda dari segi kematangan. Mereka jauh lebih matang, jauh lebih percaya diri mungkin karena sudah sering main di level atas juga sekarang," ungkap Sabar.
"Dua-duanya punya pukulan yang bagus dan tadi kami juga di poin-poin akhir banyak melakukan kesalahan sendiri jadinya momentumnya balik ke mereka."
Enggan berlama-lama meratapi kegagalan di turnamen level BWF Super 750 ini, Sabar/Reza memilih langsung mengalihkan bidikan ke turnamen kandang, Indonesia Terbuka 2026, yang akan digelar di Jakarta pekan depan.
Berstatus sebagai finalis pada edisi tahun lalu, Sabar berharap memori indah di Istora Senayan tidak menjadi tekanan, melainkan menjadi bahan bakar motivasi untuk bangkit.
"Minggu depan di Indonesia Terbuka pastinya ingin hasil yang lebih baik dari sekarang, mudah-mudahan performanya bisa kembali lagi ke performa dan tren yang baik. Tahun lalu kami bisa final, semoga itu tidak menjadikan beban buat kami tapi jadi motivasi untuk melewati setiap babak dengan baik," kata Sabar optimistis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








