Akurat Logo

Jepang Terbuka: Fajar/Fikri Redam Popov Bersaudara, Raymond/Joaquin dan Rachel/Febi Tersingkir

Dian Eko Prasetio | 15 Juli 2026, 23:04 WIB
Jepang Terbuka: Fajar/Fikri Redam Popov Bersaudara, Raymond/Joaquin dan Rachel/Febi Tersingkir
Pasangan ganda putra bulutangkis Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, saat tampil menghadapi wakil Prancis, Christo Popov/Toma Junior Popov, di laga 32 besar Jepang Terbuka 2026 di Tokyo, Jepang, Rabu (15/7/2026). PBSI

AKURAT.CO, Hasil kontras mewarnai perjuangan wakil-wakil Indonesia pada hari kedua turnamen BWF World Tour Super 750 Jepang Terbuka 2026.

Satu tiket babak 16 besar Jepang Terbuka berhasil diamankan sektor ganda putra. Sementara dua wakil Merah Putih lainnya harus angkat koper lebih awal.

Bertanding di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Tokyo, Jepang, Rabu (15/7) setempat, pasangan ganda putra unggulan kedua milik Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, sukses melaju ke putaran kedua Jepang Terbuka setelah membungkam wakil Prancis.

Sayangnya, kegemilangan ini gagal diikuti pasangan ganda putra, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, dan pasangan ganda putri, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum.

Fajar/Fikri Abaikan Protes Lawan di Jepang Terbuka

Fajar/Fikri menunjukkan mentalitas juara saat menghadapi duet ganda putra andalan Prancis, Christo Popov/Toma Junior Popov.

Duet andalan Indonesia ini sukses membungkus kemenangan lewat pertarungan dua gim langsung dengan skor 21-19 dan 21-13.

Sempat telat panas dan melakukan banyak kesalahan sendiri di awal gim pertama, Fajar/Fikri berhasil bangkit pasca-interval.

Pasangan ini juga memilih tutup kuping dan tidak memedulikan perang urat saraf yang sempat dilakukan wakil Prancis.

https://www.akurat.co/badminton/873804/jepang-terbuka-berjuang-di-tengah-cedera-punggung-sabar-reza-singkirkan-wakil-chinese-taipei

"Mereka tadi memprotes servis kami, tapi selama umpire dan hakim servis tidak menganggap ada kesalahan, kami merasa tidak ada masalah. Kami tidak mau pecah konsentrasi jadi tetap mencoba fokus dengan apa yang kami mau mainkan," jelas Fajar.

Sementara itu Fikri menambahkan bahwa perubahan pola taktis pasca-interval gim pertama menjadi kunci utama mereka untuk meredam kejutan dari Popov bersaudara.

"Perubahan itu membuat cukup kaget juga tapi akhirnya kami bisa antisipasi sambil adaptasi dengan shuttlecock yang cukup berbeda dari saat latihan. Kami masih kurang puas, semoga besok bisa lebih baik lagi dengan belajar dari kesalahan hari ini," sahut Fikri.

Raymond/Joaquin dan Rachel/Febi Kompak Terjegal

Sayangnya, langkah Fajar/Fikri gagal diikuti oleh kompatriotnya di ganda putra, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, yang takluk atas wakil tuan rumah, Haruki Kawabe/Kenta Matsukawa. Raymond/Joaquin lewat laga sengit 16-21, 23-21, dan 10-21.

Hasil minor juga harus diterima oleh pasangan ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum.

Menantang unggulan kedua asal China, Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian, Rachel/Febi dipaksa menyerah lewat pertarungan rubber game dengan skor 11-21, 21-19, dan 14-21.

Rachel mengaku kecewa karena telat mengantisipasi perubahan pola agresif yang diterapkan oleh duet Negeri Tirai Bambu tersebut.

"Permainan hari ini banyak kurang puasnya, harusnya bisa lebih baik. Banyak kesalahan sendiri, banyak tidak tenangnya. Itu yang terlambat kami sadari dan menjadi kesalahan," kata Rachel.

Sementara itu, Febi menyoroti masalah konsistensi pola permainan yang goyah di gim penentu.

Mereka langsung mengalihkan fokus untuk melakukan revans pada turnamen berikutnya di China Terbuka pekan depan, di mana mereka dijadwalkan langsung bertemu kembali dengan lawan yang sama.

"Sebenarnya tadi kan gim kedua sudah dapat cara mainnya, kami berusaha main no lob dan mendahului depannya. Tapi di gim ketiga kami kurang konsisten dengan pola tersebut," jelas Febi.

Kembali menghadapi lawan yang sama, Rachel/Febi menekankan ketenangan mereka di atas lapangan.

Fokus bermain dan konsistensi penerapan pola menjadi beberapa aspek yang bakal coba mereka tingkatkan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.