F1 Bantah Rumor Seri Pamungkas Di Abu Dhabi Dibatalkan Karena Situasi Perang Di Palestina
AKURAT.CO, Krisis Israel-Palestina ternyata juga memunculkan kekhawatiran di kalender balap mobil paling bergengsi di dunia, Formula One (F1). Perang yang belum berhenti di Gaza disebut bisa membatalkan seri terakhir di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.
Sebagaimana dikabarkan Crash, isu ini mencuat di media sosial sehubungan dengan kekhawatiran atas keamanan mengingat Abu Dhabi berada di Timur Tengah yang tak jauh dari Palestina.
Pun demikian, F1 membantah isu tersebut. Mereka tetap dengan jadwal awal di seri akhir musim Grand Prix Abu Dhabi akan digelar di Sirkuit Yas Marina pada 26 November mendatang.
Baca Juga: F1 Abu Dhabi: Verstappen Tutup Musim dengan Kemenangan, Leclerc Sabet Runner-up
“Tim-tim F1 dan para pemimpinnya telah diberitahu bahwa tak ada risiko untuk Grand Prix Abu Dhabi,” tulis Crash.
Rumor ini dipicu oleh Kantor Kementerian Luar Negeri Inggris (FCO) yang mengingatkan warganya yang sedang berada di Uni Emirat Arab untuk berhati-hati. FCO menganggap bahwa konflik di Gaza berpotensi memicu serangan teroris terhadap warga Inggris yang saat ini berada di Uni Emirat Arab.
“Teroris terus mengeluarkan pernyataan mengancam akan melakukan serangan di wilayah Teluk,” kata FCO.
Baca Juga: Masi Dicopot sebagai Race Director F1, Alonso: Semoga Bukan karena Insiden Abu Dhabi
“Ini termasuk serangan terhadap kepentingan Barat, termasuk tempat tinggal, militer, minyak, transportasi, dan penerbangan, juga di tempat-tempat keramaian, termasuk restoran, hotel, pantai, pusat perbelanjaan, dan masjid.”
F1 sendiri pekan ini bersiap untuk seri ke-20 di Sirkuit Interlagos, Sao Paulo. Balapan utama di sirkuit klasik yang kini disebut dengan Autodromo Jose Carlos Pace itu akan dilaksanakan pada Minggu (5/11).
Selepas Brasil, balapan F1 akan mampir ke Las Vegas, Amerika Serikat, pada 19 November mendatang. Dari Las Vegas pembalap akan langsung terbang ke Abu Dhabi demi menempuh balapan pamungkas musim ini.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







