Akurat
Pemprov Sumsel

NOC Indonesia Sambut Baik Inisiatif Asian Union TCS Racing Team Kembangkan MTB di Benua Asia

Leo Farhan | 22 Mei 2024, 11:32 WIB
NOC Indonesia Sambut Baik Inisiatif Asian Union TCS Racing Team Kembangkan MTB di Benua Asia
 
AKURAT.CO Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari menyambut baik inisiatif yang dibawa Asian Union TCS Racing Team untuk pengembangan olahraga balap sepeda.
 
Tim balap sepeda Mountain Bike (MTB) yang digawangi, Kohei Yamamoto ini merupakan proyek multi-nasional yang berfokus pada pengembangan cabang olahraga MTB di benua Asia yang bermarkas di Jakarta, Indonesia.
 
"Balap sepeda MTB masih kurang populer di Asia. Kami sangat menyambut baik proyek ini," kata pria yang karib disapa Okto itu dalam keterangan resminya, Selasa (21/5/2024).
 
"Dedikasi proyek ini untuk mengembangkan bakat MTB elite di seluruh Asia sangat sejalan dengan misi ACC untuk meningkatkan olahraga ini di wilayah kita."
 
 
Kohei Yamamato mengumpulkan berbagai talenta berbakat dari berbagai wilayah Asia dengan tujuan menunjukkan kekuatan Asia di mata dunia dari cabang olahraga balap sepeda disiplin MTB. 
 
Melalui proyek ini, Okto ingin potensi dunia balap sepeda Asia bisa terlihat di Olimpiade 2028 Los Angeles, di mana mereka saat ini tengah mengembangkan empat atlet Asia bertalenta.
 
Mereka adalah Sayu Bella, pembalap muda MTB Indonesia, ada juga pembalap asal Asia lainnya, Riyadh Hakim (Singapura), Yuta Matsumoto (Jepang), dan Eusebia Nicole (Filipina). 
 
"Kisah sukses Sayu Bella yang meraih podium di Eropa adalah bukti potensi pembalap Asia," ucap Okto yang juga menjabat sebagai Senior Vice President ACC.
 
"Apalagi mereka bermarkas di Indonesia, yang punya lokasi-lokasi MTB terbaik. Kami yakin mereka akan menginspirasi generasi baru MTB Asia."
 
Sementara itu, Kohei Yamamoto, menjelaskan dibentuknya Asia Union TCS Racing Team ini didasari dari keprihatinannya terhadap wakil Asia di berbagai event MTB dunia, khususnya di Olimpiade.
 
Seperti yang terjadi di Olimpiade 2024 Paris mendatang, di mana hanya ada dua pembalap yang akan mewakili Asia di ajang pesta olahraga multievent empat tahunan tersebut.
 
"Ketika Saya masih aktif sebagai atlet MTB, saya merasa sedih dan kesepian, karena hampir tidak ada atlet MTB dari Asia selain Saya. Saya merasa Asia menyimpan talenta yang besar," jelas Yamamoto.
 
"Maka Ketika saya pensiun, saya memutuskan untuk membangun tim ini. Saya ingin membuat orang-orang Asia bisa berkompetisi di World Cup, itu adalah passion saya."
 
 
Komitmen Yamamoto membuahkan hasil yang cukup mengesankan. Atlet binaan mereka, Riyadh Hakim (Singapura) berhasil meraih peringkat kedua di XCE World Cup 2024 di Palangkaraya, Kalimantan Tengah
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
R