Terbiasa Gelisah Sejak Kecil, Jorge Martin Butuh Berpacu di Lintasan untuk Bisa Rileks

AKURAT.CO, Pembalap Pramac Racing kandidat terkuat juara MotoGP 2024, Jorge Martin, mengakui bahwa ia berjuang mengatasi kegelisahan yang kerap melandanya di sela-sela balapan.
Jorge Martin mengatakan bahwa ia sudah mengalami kegelisahan tersebut sejak masa kanak-kanaknya. Sebab itu, pembalap asal Spanyol tersebut menganggapnya sebagai hal normal.
“Rasa gugup, ketidaknyamanan, yang saya alami seumur hidup, sejak saya masih kecil, adalah hal yang normal dan akan selalu ada dalam hidup saya,” kata Jorge Martin sebagaimana dipetik dari Crash.
Baca Juga: Klasemen MotoGP: Back-to-back di Motegi, Fransesco Bagnaia Berjarak 10 Poin dari Jorge Martin
Pengemudi berusia 26 tahun itu menggambarkan kegelisahannya tersebut dengan “kebisingan” ketika ia tak membalap. Masalah-masalah tersebut seketika hilang setelah ia berada di lintasan dengan motornya.
“Ketika Anda tidak sedang dengan motor, ada banyak kebisingan, banyak pikiran, banyak sakit kepala. Tetapi ketika Anda di lintasan, tekanan-tekanan ini menghilang,” kata Martin.
“Itu adalah hal terpenting. Jika tekanan itu mendatangi saya, atau pikiran-pikiran itu mendatangi saya, saya bakal tak bisa apa-apa dan saya tidak bakal bisa mengendarai motor.”
Martin saat ini bersiap untuk turun di seri ke-17 musim ini di MotoGP Australia. Balapan Grand Prix Australia akan digelar di Sirkuit Phillip Island pada Minggu (20/10).
Baca Juga: MotoGP Indonesia: Menang di Sirkuit Mandalika, Jorge Martin Pertahankan Puncak Klasemen
“Tak lama setelah balapan selesai saya semakin rileks. Tekanan bakal datang hari Sabtu atau Minggu nanti di Australia,” kata Martin.
Saat ini Martin masih memimpin klasemen sementara MotoGP 2024 dengan 392 poin atau berjarak sepuluh angka saja dari Fransesco Bagnaia di peringkat kedua.
Termasuk GP Australia, tersisa empat balapan lagi di musim 2024 di mana Martin akan berjuang untuk mengejar gelar juara dunia pertamanya.
Pembalap ini juga sukses menjadi juara di MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, 29 September silam. Sepekan kemudian di Sirkuit Motegi untuk GP Jepang Martin hanya bisa menempati peringkat kedua.
Setelah balapan di Australia, Martin dan para pesaingnya akan naik kembali ke Asia Tenggara untuk GP Thailand dan Malaysia dua musim beruntun setelahnya.
Adapun seri pamungkas akan digelar di Sirkuit Ricardo Tormo untuk GP Valencia pada Minggu (17/11).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








