Ogah Tahan Lewis Hamilton di Mercedes, Toto Wolff ternyata Ikuti Cara Pep Guardiola

AKURAT.CO, Bos Mercedes, Toto Wolff, ternyata meniru sikap Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, sehubungan keputusan pembalap terbaiknya, Lewis Hamilton, yang hengkang ke Ferrari.
Toto Wolff mengaku menggunakan filosofi Pep Guardiola yang tak menahan pemainnya yang berniat hengkang. Hal yang sama ia terapkan untuk Hamilton yang memilih menyeberang ke Ferrari mulai musim depan.
“Saya pernah ngobrol dengan Pep Guardiola dulu dan dia adalah teman saya,” kata Toto Wolff sebagaimana dipetik dari Crash.
“Saya bilang, ‘apa yang kamu lakukan jika ada pemain (ingin) pergi’ dan dia menjawab ‘apa maksudmu dengan apa yang saya lakukan?’. Saya bilang, ‘well, apakah kamu berusaha meyakinkan mereka untuk bertahan?”
Baca Juga: Resmi Pindah ke Ferrari Mulai 2025, akankah Lewis Hamilton Senasib Vettel dan Alonso?
Toto Wolff menuturkan bahwa Guardiola menjawab bahwa ia tak akan menahan pemain yang merasa bisa bermain lebih baik di klub lain. Atau juga karena alasan uang yang lebih besar.
“Dia bilang, ‘tidak, jika seseorang berpikir dia bisa bermain lebih baik di tempat lain, atau mendapatkan pendapatan lebih, maka Anda harus membiarkan dia pergi’,” kata Wolff menirukan jawaban Guardiola.
“Dan itu adalah sesuatu yang saya ambil dengan cara yang sama (di kasus Hamilton) di sini. Jika seseorang ingin pergi, maka buat sebaik mungkin untuk semua pihak.”
Baca Juga: Mercedes Ditinggal Hamilton, Toto Wollf Ogah Ambil Risiko Promosikan Pembalap 17 Tahun ke F1
Toto Wolff juga mengakui bahwa keputusan melepaskan Hamilton bukanlah keputusan mudah. Padahal Wolfflah yang merekrut Hamilton pada 2013 dan sejak itu sang pembalap meraih enam gelar juara dunia.
“Saya mengalami hal terburuk dalam hidup saya, sungguh, seperti drama dan trauma,” kata Wolff. “(Kepergian Hamilton) ini bahkan sama sekali tak ‘menggerakkan jarum’.
Hamilton mengumumkan keputusan untuk menjajal Ferrari di awal musim 2024. Kepindahan Hamilton ditandai dengan kesulitannya menjadi juara dunia sejak terakhir kali pada 2020.
Pindah ke Ferrari juga menjadi kesempatan bagi pembalap berkebangsaan Inggris itu meraih gelar juara dunia kedelapan yang akan menjadi rekor baru.
Saat ini, bersama Michael Schumacher Hamilton sudah mengumpulkan tujuh gelar yang merupakan gelar terbanyak sepanjang masa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







