George Russell: Beberapa Pembalap F1 Sedikit Muak dengan Kepemimpinan FIA Saat Ini

AKURAT.CO, Pembalap Mercedes, George Russell, mengatakan bahwa koleganya sesama pengemudi Formula One (F1) “sedikit muak” dengan kepemimpinan Federasi Otomobil Internasional (FIA) saat ini.
Kritik ini disampaikan George Russell untuk menunjuk sejumlah tindakan yang diambil FIA sebagai organisasi pengendali F1. Russell mengatakan bahwa FIA saat ini bergerak ke arah yang tak semestinya.
“Ada sejumlah pembalap yang merasa sedikit muak dengan situasi keseluruhan dan tampaknya hanya akan bergerak ke arah yang salah,” kata George Russell menjelang Grand Prix Las Vegas di Las Vegas, Amerika Serikat, Kamis (21/11), sebagaimana dipetik dari BBC.
Baca Juga: Meski Sudah Diumumkan FIA, Niels Wittich Bantah Mundur sebagai Direktur Balapan F1
Salah satu sorotan pembalap asal Inggris tersebut adalah dipecatnya Direktur Balapan F1, Niels Wittich, ketika kompetisi musim ini tersisa tiga seri lagi. Russell menyebut banyak pembalap yang tidak tahu dengan pemecatan Wittich.
Secara spesifik Russell menunjuk Presiden FIA, Mohamed Ben Sulayem, atas guncangan di F1 saat ini. Ia menyebut bahwa pembalap cukup punya akses berjumpa Ben Sulayem namun apakah sang presiden memenuhi janji itu sulit dipastikan.
“Pada akhirnya kami hanya ingin transparan dengan FIA dan melakukan dialog ini,” kata Russell.
“Dan kepergian Niels adalah salah satu contoh besar (pembalap) tak menjadi bagian dari pembicaraan.”
Baca Juga: Dihukum FIA karena 'Mengumpat', Pembalap F1 Minta Diperlakukan sebagai Orang Dewasa
Dalam kapasitasnya sebagai Direktur Asosiasi Pembalap Grand Prix (GDPA), Russell juga bicara soal surat terbuka yang disampaikan organisasinya kepada FIA untuk memperlakukan pembalap sebagai “orang dewasa”.
Ini merujuk pada sanksi yang dijatuhkan FIA terhadap beberapa pembalap seperti Max Verstappen dan Charles Leclerc karena mengeluarkan kata-kata menyumpah di balapan.
“(Surat) itu semacam tindakan kami menempatkan tekanan balik kepada mereka,” kata Russell.
Tentang pemecatan Wittich, Russell mengakui bahwa banyak pembalap tak puas dengan kepemimpinan eks direktur asal Jerman itu. Namun, katanya, pemecatan juga bukan jalan keluar.
“Terkadang hanya dengan merekrut dan memecat bukanlah solusi,” kata Russell.
FIA sendiri telah menunjuk eks Direktur Balapan F1 dan F3, Rui Marques, untuk memimpin tiga pacuan terakhir musim ini. Marques akan bekerja di Las Vegas (21-23 November), Qatar (30-2 Desember), dan Abu Dhabi (6-8 Desember).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








