Bergairahnya Kembali MXGP Australia usai Tertidur Selama 24 Tahun, Bakal Kembali Lagi Tahun Depan

AKURAT.CO – CEO Infront Moto Racing, David Luongo, menyampaikan rasa gembira atas kembalinya ajang kejuaraan dunia motocross (MXGP) ke Australia setelah penantian panjang selama 24 tahun.
Geliat balap motocross dunia, MXGP memang memanaskan kembali di Australia. Atmosfer yang tercipta di Darwin sepanjang akhir pekan membuktikan tingginya antusiasme penggemar terhadap ajang bergengsi tersebut.
“Senang sekali akhirnya MXGP bisa kembali ke Australia setelah 24 tahun menunggu. Para penggemar benar-benar memanggil kami untuk hadir di sini. Mereka datang dari seluruh penjuru Australia, bahkan dari luar negeri seperti Prancis dan Belanda untuk mendukung para pembalap,” ujar David Luongo dalam konferensi pers di Hidden Valey Motorsport Complex, Darwin, Australia, Minggu (21/9/25).
Luongo juga menegaskan dirinya sangat terkesan dengan sambutan yang diberikan, baik oleh publik maupun penyelenggara lokal. Menurutnya, fasilitas yang disiapkan menjadikan MXGP Australia salah satu yang terbaik dalam kalender balap musim ini.
“Kami mendapat sambutan luar biasa sejak pertama kali tiba. Fasilitas paddock yang ada di sini sangat unik dan jarang kami temui di tempat lain. Trek motocross yang terhubung dengan area tersebut juga sangat fantastis. Semua tim, media, hingga fans merasa sangat dimudahkan,” ungkapnya.
Selain itu, Luongo memuji keterlibatan masyarakat dan dukungan penuh otoritas setempat. Ia menilai Australia memiliki pasar besar untuk olahraga off-road, ditambah basis penggemar yang solid serta pembalap berbakat.
Atas kesuksesan penyelenggaraan tahun ini, Luongo memastikan MXGP akan kembali ke Australia pada musim depan. Ia menyebut Darwin kembali dipercaya menjadi tuan rumah sekaligus penutup musim MXGP 2026.
“Kami sudah berkomitmen dengan penyelenggara untuk bertahun-tahun ke depan. Melihat kesuksesan yang terjadi, ini waktu yang tepat untuk mengumumkan tahun depan. Kami akan kembali ke Darwin pada 18, 19, dan 20 September 2026 sebagai seri final kejuaraan,” tegas Luongo.
Ia juga menyebut Australia sebagai salah satu pasar terbesar dunia untuk olahraga off-road. Kehadiran ribuan penggemar lokal dan internasional di Darwin, menurut Luongo, membuktikan betapa kuatnya basis pendukung MXGP di kawasan ini.
“Sejak kami tiba, semua merasa disambut
hangat. Para penggemar di sini adalah pecinta sejati motocross, dan itu membuat kami merasa berada di rumah,” tuturnya.
Dengan dukungan fasilitas terbaik, antusiasme masyarakat, hingga komitmen pemerintah daerah, Luongo optimistis Australia akan terus menjadi bagian penting kalender MXGP di masa mendatang.
AKURAT.CO sendiri mendapat kesempatan langsung meliput jalannya MXGP 2025 di Darwin, Notrhern Territory, Australia. Kesempatan langka ini berdasarkan undangan dari Northern Territory dan juga AirAsia.
Memang Northern Territory Australia bisa menjadi destinasi wilayah baru bagi wisatawan Indonesia. Memiliki iklim yang sama dengan Indonesia membuat wisatawan Indonesia seakan berada di rumah sendiri.
Terlebih telah ada penerbangan langsung dari Denpasar, Bali menuju Darwin dari AirAsia dan hanya menempuh waktu penerbangan selama tiga jam lamanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









