Catat, Australia Dipastikan Bakal Jadi Seri Penutup MXGP 2026!

AKURAT.CO, Perhelatan MXGP 2025 memang telah berakhir. Pembalap tim asal Kawasaki Motorsport, Romain Febvre, berhasil keluar sebagai juara dunia.
Meski baru saja merampungkan balapan tahun 2025, MXGP sudah menyusun jadwal untuk MXGP 2026.
Bahkan dipastikan untuk MXGP 2026 Australia sudah mendapat slot dan bakal menjadi seri penutup.
Hal ini diutarakan oleh CEO Infront Moto Racing David Luongo selaku penyelenggara MXGP yang langsung mengumumkan jadwal balapan di Australia musim depan.
Baca Juga: Kembali Usai Tertidur 24 Tahun dan Baru Debut Gelar MXGP, Darwin Banjir Pujian dari Pembalap
“Kami akan kembali ke Darwin pada 18, 19 dan 20 September 2026. Kami tidak sabar untuk melihat fans di Darwin lagi tahun depan. Kami berharap anda bisa menikmati balapan seri terakhir yang luar biasa di sini dimana gelar juara MXGP dan MX2 ditentukan di Darwin," ujar Luongo dalam sesi konferensi pers yang turut dihadiri oleh Akurat.co di Darwin, Australia, Minggu (21/9/25).
Australia sendiri kembali pertama kalinya menggelar MXGP di tahun 2025 usai tertidur selama 24 tahun. Dan untuk pertama kalinya MXGP berlangsung di Darwin, Australia wilayah Utara, sepanjang 19-21 September 2025.
Bahkan tak cuma sekali, Northern Territory menjalin kontrak selama lima tahun hingga 2030 mendatang.
David Luongo pun memang memberikan pujian untuk kesiapan Darwin dalam menggelar MXGP untuk pertama kalinya.
Bahkan mereka langsung membantu Sirkuit Hidden Valley Motorspors Complex.
“Sejujurnya, ini adalah kebahagiaan yang luar biasa bagi kami untuk kembali ke Australia setelah 24 tahun penantian. Saya merasakana para penggemar begitu antusias berada di sini akhir pekan ini. Kami melihat mereka datang dari seluruh Australia dan bahkan luar negeri,” kata Luongo.
Baca Juga: Meski Finis di Posisi Keempat, Romain Febvre Raih Gelar Juara MXGP 2025
Bahkan Luongo menilai MXGP di Darwin, Australia menjadi satu yang terbaik di MXGP tahun ini.
“Ini adalah salah satu tempat terindah yang pernah kami lihat dalam hidup kami dan ini adalah salah satu organisasi terbaik yang pernah kami tangani dalam beberapa tahun terakhir," tukas Luongo.
Sebagai informasi, lintasan MXGP Australia ini dirancang oleh Protraxx, pakar pembuat lintasan motocross terkemuka di negeri Kangguru itu. Trek dibangun dengan perpaduan 70 persen pasir dan 30 persen tanah liat sehingga akan memberikan permukaan ideal yang menghargai keterampilan dan ketepatan.
Penonton juga sangat dimanjakan. Mereka tidak akan melewatkan momen seru apa pun dari MXGP Australia karena hampir setiap sudut pandang menawarkan pemandangan seluruh sirkuit yang jelas.
Untuk tahun depan sendiri kesempatan Indonesia menggelar MXGP belum bisa dipastikan. Namun untuk pecinta Motocross bisa mengalihkan menyaksikan balap motorcross dunia ke MXGP Darwin Australia 2026. Sebab hanya membutuhkan waktu kurang dari tiga jam penerbangan dari Denpasar menuju Darwin, Australia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








