F1 GP Australia: George Russell Sebut Keluhan Lando Norris Soal Mobil Hanya 'Gimmick' Karena Kalah

AKURAT.CO,Atmosfer Formula 1 musim 2026 langsung memanas sejak seri pembuka. Bukan cuma soal mesin baru, tapi juga perseteruan urat saraf antara pembalap Mercedes, George Russell, dan juara dunia bertahan dari McLaren, Lando Norris.
George Russell melempar sindiran pedas terhadap kritik Lando Norris mengenai regulasi mobil generasi terbaru.
Menurut George Russell, keluhan pembalap McLaren itu sangat subjektif dan hanya dipicu oleh hasil minor yang didapatnya di lintasan.
Kegaduhan ini bermula saat Lando Norris menyebut perubahan besar regulasi 2026 telah mengubah jet darat F1 dari "mobil terbaik yang pernah ada" menjadi "mungkin yang terburuk".
Komentar miring itu mencuat setelah Norris tampil kurang memuaskan di F1 GP Australia, Minggu (8/3).
Start dari posisi keenam, ia hanya mampu finis di peringkat kelima di Sirkuit Albert Park, Melbourne, Australia, dengan selisih waktu hampir satu menit dari sang pemenang.
Sebaliknya, Russell yang sukses memimpin finis satu-dua bagi Mercedes, menilai perspektif Norris bakal berubah drastis andai ia yang berdiri di podium tertinggi.
"Jika dia yang menang, saya tidak berpikir dia akan mengatakan hal yang sama," kata Russell dikutip dari Crash.
Pembalap asal Inggris itu mengingatkan bahwa drama soal kenyamanan mobil adalah lagu lama yang selalu diputar setiap ada perubahan regulasi.
Russell bahkan mengungkit fenomena porpoising (mobil memantul) yang sempat bikin heboh musim-musim sebelumnya.
"Semua orang mengeluh 'sakit punggung', tapi pembalap McLaren saat itu bilang mereka tidak mengalami porpoising. Padahal kami melihat sendiri mobil mereka memantul. Jadi, ini soal kepentingan masing-masing tim," tegasnya.
Bagi Russell, dinamika persaingan saat ini murni bergantung pada kemampuan tim menerjemahkan regulasi, bukan menyalahkan aturan.
Ia menekankan bahwa Mercedes saat ini terbukti melakukan pekerjaan yang jauh lebih baik daripada tim pengguna mesin serupa seperti McLaren, Williams, dan Alpine.
Balapan di Australia sebenarnya menyuguhkan duel sengit, terutama saat Russell terlibat aksi saling salip dengan Charles Leclerc (Ferrari) di sepuluh lap awal.
Russell pun menyentil para pembalap, termasuk Max Verstappen, agar tidak terlalu cepat menghakimi regulasi baru.
"Sekarang para pembalap tidak sepenuhnya bahagia, padahal semua orang bilang ini balapan yang luar biasa. Anda tidak bisa mendapatkan semuanya (kecepatan dan kenyamanan). Beri kesempatan beberapa balapan lagi," pungkas Russell.
Persaingan ini diprediksi bakal semakin meruncing saat F1 bergeser ke seri berikutnya di mana pembuktian kualitas mesin dan adaptasi pembalap kembali diuji di lintasan berbeda.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









