Akurat
Pemprov Sumsel

Moto3 AS: Incar Start Terdepan di COTA, Veda Ega Siap Jinakkan Sirkuit Paling Mengintimidasi

Dian Eko Prasetio | 27 Maret 2026, 17:56 WIB
Moto3 AS: Incar Start Terdepan di COTA, Veda Ega Siap Jinakkan Sirkuit Paling Mengintimidasi
Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama (tengah), saat memeriksa Circuit of The Americas (COTA) di Texas, Amerika Serikat, Kamis (26/3/2026). X/honda_team_asia

AKURAT.CO, Usai mencetak sejarah di Brasil, pembalap muda fenomenal Indonesia, Veda Ega Pratama, kini membidik target besar di seri ketiga Moto3 2026.

Rider Moto3 andalan Honda Team Asia ini berambisi mengamankan posisi start di barisan depan (front row) pada GP Amerika Serikat yang akan berlangsung di Circuit of the Americas (COTA), Texas, akhir pekan ini.

Balapan yang dijadwalkan berlangsung pada 27–30 Maret 2026 tersebut menjadi ujian konsistensi bagi Veda Ega Pratama.

Apalagi, saat ini Veda Ega Pratama bertengger di posisi ketiga klasemen sementara pembalap, sebuah pencapaian yang belum pernah diraih rider Indonesia sebelumnya di level Grand Prix.

Veda menegaskan hasratnya untuk terus berada di jalur positif. Baginya, memulai balapan dari posisi depan adalah kunci untuk menghindari kemelut di papan tengah, sekaligus membuka peluang kembali naik podium.

"Pastinya saya ingin memulai balapan dari barisan paling depan kalau bisa. Saya selalu mencoba untuk menjadi yang terbaik," ujar Veda dalam wawancara daring pada Kamis (26/3) malam WIB.

Veda punya modal yang kuat. Pekan lalu di Brasil, pemuda kelahiran Wonosari ini sukses meraih podium ketiga di bawah Maximo Quiles dan Marco Morelli.

Hasil itu melengkapi performa apiknya sejak seri pembuka di Buriram, Thailand, di mana ia finis di urutan kelima.

"Sebelum balapan di Brasil kemarin, memang saya sudah punya perasaan yang bagus sejak hari pertama. Ketika track walk saya melihat sirkuitnya, saya juga suka tata letaknya," ucap Veda.

Meski sedang dalam kepercayaan diri tinggi, tantangan yang menanti di Texas jauh lebih berat. COTA dikenal sebagai salah satu sirkuit paling mengintimidasi di kalender MotoGP karena karakternya yang teknis, banyak tikungan tajam, dan permukaan yang bergelombang (bumpy).

Walau begitu, Veda menyebut dirinya sudah mempelajari kerumitan sirkuit ini melalui simulasi game balap MotoGP dan juga lewat rekaman video balapan tahun lalu.

"Kalau saya lihat dari tata letak sirkuit dan sempat main game MotoGP, ada bagian zig-zag (S-Curves). Terus saya nonton race tahun kemarin banyak yang jatuh saat kualifikasi," ungkap runner-up Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025 tersebut.

Saat ini, Veda mengoleksi 27 poin dan duduk manis di peringkat ketiga klasemen sementara. Ia hanya terpaut satu angka dari Marco Morelli (28 poin) di posisi kedua, sementara puncak klasemen masih dikuasai Maximo Quiles dengan 45 poin.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.