Akurat Logo

Heboh Marco Bezzecchi Diskualifikasi Akibat Tampar Marshal, Begini Komentar Marc Marquez

Dian Eko Prasetio | 22 Juni 2026, 17:29 WIB
Heboh Marco Bezzecchi Diskualifikasi Akibat Tampar Marshal, Begini Komentar Marc Marquez
Pembalap Ducati, Marc Marquez.

AKURAT.CO, Pemenang MotoGP Ceko 2026, Marc Marquez, tidak ambil pusing dengan polemik sanksi berat yang menimpa rival utamanya di klasemen, Marco Bezzecchi.

Pembalap Ducati Lenovo Team itu menilai insiden emosional tersebut sebagai proses pendewasaan seorang atlet yang kariernya disorot jutaan pasang mata.

"Hal seperti itu bisa saja terjadi. Kita ini masih muda dan kita dituntut mempelajari banyak hal di depan jutaan orang," kata Marc Marquez dikutip laman Crash.

"Jadi, dengan sisa adrenalin yang penuh dan mungkin rasa frustrasi akibat kecelakaan, saya pikir dia (Marco Bezzecchi) sudah memetik pelajaran berharga dari sana. Kita semua belajar setiap hari. Sebagian besar dari kami berada di usia 20 hingga 30 tahun, jadi masih banyak hal yang harus kami pelajari dalam hidup."

Gelaran MotoGP digegerkan dengan keputusan FIM Stewards yang menjatuhkan skorsing larangan balap kepada Bezzecchi pada balapan utama di Sirkuit Brno, Ceko, Minggu (21/6/2026).

Bintang Aprilia Racing itu dihukum akibat kedapatan mendorong dan menampar seorang petugas lintasan (marshal) pasca-terjatuh di sesi Sprint Race MotoGP Ceko, Sabtu (20/6/2026) kemarin lusa.

https://akurat.co/balap/867312/motogp-ceko-marc-marquez-juara-saat-bezzecchi-disanksi-larangan-balap-panaskan-perebutan-gelar

Absennya Bezzecchi sukses dimanfaatkan Marquez untuk memenangi balapan sekaligus memangkas jarak di klasemen menjadi 40 poin. Kendati diuntungkan secara angka, pembalap berusia 33 tahun ini menolak memberikan komentar yang menyudutkan Bezzecchi.

Sikap kalem Marquez ini sejatinya bukan hal baru. Musim lalu, The Baby Alien juga menjadi orang pertama yang meredam kritik netizen terhadap Bezzecchi menyusul insiden senggolan sengit antara keduanya di Sirkuit Mandalika, Indonesia.

Insiden memalukan itu sendiri bermula ketika motor Aprilia RS-GP26 milik Bezzecchi hendak dievakuasi dari area gravel trap. Sang pembalap naik pitam lantaran marshal tersebut tidak sengaja memuntir tuas gas motornya yang masih menyala.

Bezzecchi yang panik langsung berlari mematikan mesin, mendorong wajah sang marshal, lalu melayangkan sebuah tamparan sebelum pergi begitu saja.

Bezzecchi sendiri terlihat sangat emosional dan menyesal saat mendatangi langsung sang marshal untuk meminta maaf secara pribadi pada Minggu pagi di Brno.

Aprilia sempat mengajukan banding pada Sabtu malam, namun ditolak mentah-mentah oleh FIM hingga akhirnya tim pabrikan Noale itu pasrah menerima keputusan.

Rekan setim Marquez sekaligus sahabat dekat Bezzecchi, Francesco 'Pecco' Bagnaia, menegaskan tindakan fisik kepada marshal murni sebuah kesalahan. Namun, ia menilai hukuman diskualifikasi satu balapan penuh terlampau kejam.

"Saya sangat mengenal dia (Bezzecchi) dan tahu bagaimana adrenalin bisa memengaruhi Anda. Ini jelas tidak membenarkan apa yang dia lakukan kepada marshal, karena Anda tidak boleh menyentuh fisik mereka. Mereka ada di sana untuk bekerja membantu keselamatan kita," kata Bagnaia.

"Namun, hukumannya sangat berat. Skorsing satu balapan penuh itu masif. Kita pernah melihat banyak insiden serupa di masa lalu, tetapi hukuman (banned) ini tidak pernah dijatuhkan. Jadi, menurut saya ini terlalu berlebihan."

Catatan disiplin FIM menunjukkan perselisihan pembalap dan marshal sebelumnya biasanya hanya berujung denda finansial atau skorsing sesi latihan bebas.

Kasus ini menjadi yang terberat, apalagi Bezzecchi memiliki rekam jejak kelam serupa setelah pernah didenda akibat mendorong marshal yang hendak memadamkan api pada motor VR46 Ducati miliknya di GP Valencia 2022 silam.


Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.