Akurat Logo

Tak Ciut Ditantang Marc Marquez, Jorge Martin: Bertarung Melawannya Saja Sudah Luar Biasa

Dian Eko Prasetio | 15 Juli 2026, 19:09 WIB
Tak Ciut Ditantang Marc Marquez, Jorge Martin: Bertarung Melawannya Saja Sudah Luar Biasa
Pembalap Aprilia, Jorge Martin, di sela MotoGP Jerman di Sirkuit Sachsenring, Hohenstein-Ernstthal, Jerman, Minggu (12/7/2026). X/MotoGP

AKURAT.CO, Pembalap utama Aprilia Racing, Jorge Martin, angkat bicara mengenai peta persaingan sengit di papan atas klasemen sementara MotoGP 2026.

Menghadapi ancaman nyata dari Marc Marquez yang kian mendekat menjelang libur musim panas, sang juara dunia musim 2024 itu memilih bersikap realistis namun tetap optimistis.

"Tentu saja tantangannya adalah mengalahkan pembalap terbaik dalam sejarah, jadi bisa bertarung dengannya (Marc Marquez) saja sudah terasa sangat luar biasa," kata Jorge Martin dikutip Crash.

"Saya akan mencoba memberikan 100 persen kemampuan saya, mencoba memperbaiki diri setiap hari, dan jika saya mampu bertarung dengannya sampai akhir musim, itu akan menjadi hal yang luar biasa."

Saat ini, Jorge Martin memang masih memegang takhta puncak klasemen dengan keunggulan 14 poin atas sesama penunggang motor Aprilia, Ai Ogura.

https://akurat.co/balap/873182/motogp-jerman-raja-sachsenring-sesungguhnya-marc-marquez-cetak-kemenangan-sempurna

Namun, posisinya benar-benar tidak aman lantaran Marc Marquez yang berada di peringkat ketiga kini hanya terpaut tipis 18 poin di belakangnya.

Marc Marquez sukses memangkas jarak setelah kembali menyapu bersih kemenangan ganda (sprint race dan main race) pada seri MotoGP Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring, akhir pekan lalu.

Padahal, hanya dalam kurun waktu empat seri balap yang lalu, andalan Ducati tersebut sempat tertinggal lebih dari 100 poin di belakang pemimpin klasemen.

Sebaliknya, performa Martin yang memenangi gelar juara dunia 2024 bersama Pramac Ducati justru cenderung melambat. Ia tercatat baru mengoleksi dua podium balapan utama sejak kemenangan terakhirnya di Sirkuit Le Mans, Prancis, pada bulan Mei lalu.

"Saat ini, dia (Marquez) berada di level yang jauh lebih baik daripada kami. Namun, saya pikir ketika saya bisa tampil 100 persen dengan motor ini, saya pasti bisa bertarung melawan Marc. Sayangnya, saat ini kami masih jauh dari kondisi tersebut," sebut Martin.

Kendati mengakui ketangguhan sang rival yang sedang berada di atas angin, motivasi Martin untuk kembali merebut gelar juara dunia dipastikan tetap membara.

Jika Martin mampu menjinakkan keganasan Marquez dan membawa Aprilia meraih gelar juara dunia MotoGP pertamanya, ia akan mencetak sejarah.

Tak hanya itu, keberhasilan tersebut juga akan membuat nomor start keramat #1 diboyong oleh Martin saat ia resmi pindah ke pabrikan Yamaha pada musim kompetisi tahun depan.


Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.