AKURAT.CO, Dominasi Marc Marquez di musim MotoGP 2025 semakin sulit dibendung usai mencatat kemenangan ganda (sprint dan balapan utama) kelima beruntun di Grand Prix Ceko 2025 yang berlangsung di Sirkuit Brno, Republik Ceko, Minggu (20/7).
Pembalap Ducati Lenovo itu bahkan mampu mengantongi total 381 poin untuk bertengger di puncak klasemen MotoGP 2025.
Jumlah itu unggul 120 poin dari rival terdekatnya yang juga adik kandungnya, Alex Marquez, di posisi kedua klasemen MotoGP dengan 261 poin.
Sementara itu, rekan setimnya, Francesco Bagnaia, tertinggal makin jauh di peringkat ketiga. Bagnaia terpaut 168 poin setelah finis keempat usai start dari pole dengan raihan total 213 poin.
Dengan keunggulan ini, Marquez bahkan mengakui bahwa gelar juara dunia MotoGP musim ini hanya bisa lepas dari tangannya jika dia sendiri yang melepaskannya.
"Sekarang, saya bicara jujur, gelar ini hanya bisa hilang kalau saya sendiri yang melepasnya (membuat kesalahanl," ujar Marquez dikutip Crash.
"Prioritas utama saya, satu-satunya prioritas saya adalah menjuarai kejuaraan dunia. Rekor pribadi bukan hal yang saya pikirkan. Saya hanya ingin jadi juara dunia lagi."
Meski unggul jauh, juara dunia delapan kali itu menegaskan tidak akan mengubah gaya balapnya menjadi konservatif dan memastikan bakal tetap berkendara dengan gaya menyerang demi menjaga poin.
"Dari sisi mentalitas, balapan sambil mengontrol poin bukan gaya saya dan tidak akan pernah jadi gaya saya. Kalau saya bisa menyerang, saya akan menyerang di setiap balapan," kata Marquez.
Kemenangan di Sirkuit Brno menjadi kemenangan ke-70 Marquez sepanjang kariernya. Sekaligus mengantarkannya menjadi menjadi pembalap Ducati pertama yang memenangi lima Grand Prix berturut-turut.
Dengan masih menyisakan sepuluh seri dan keunggulan 120 poin di tangan, Marc Marquez kini berada di jalur terkuat untuk merebut gelar juara dunia MotoGP kesembilannya dan yang pertama bersama Ducati.