Dikritik Gara-Gara Pindah ke Yamaha, Jorge Martin: Dulu Pilih Aprilia Juga Dibilang 'Bencana'

AKURAT.CO, Pemimpin klasemen sementara MotoGP 2026, Jorge Martin, pasang badan membela keputusannya berlabuh ke Monster Energy Yamaha untuk musim mendatang.
Pembalap asal Spanyol itu menyamakan kritik yang menerjangnya saat ini sama seperti ketika ia memutuskan hengkang dari Ducati ke Aprilia.
Saat ini, Jorge Martin mengendarai motor Aprilia RS-GP yang mendominasi tiga kategori kejuaraan dunia.
Keputusannya membelot ke Yamaha, pabrikan yang kini terpuruk di dasar klasemen konstruktor itu, tentu memicu beragam pertanyaan dari pengamat maupun pencinta balap MotoGP.
Kendati demikian, konstelasi MotoGP dipastikan bakal berubah drastis menyusul perombakan regulasi teknis besar-besaran pada 2027 mendatang,.
Termasuk pemangkasan kapasitas mesin menjadi 850cc serta perpindahan pemasok ban ke Pirelli.
Kondisi ini membuat peta persaingan pabrikan di masa depan sama sekali tak bisa diprediksi.
Jorge Martin menegaskan tekad bulatnya untuk membentuk duet anyar di tim pabrikan Yamaha bersama pembalap Trackhouse Aprilia, Ai Ogura, pada musim depan.
Jorge Martin Belajar dari Keputusan Mengejutkan di Musim 2024
Martin mengungkapkan bahwa langkah berpindah ke Yamaha diambil melalui pertimbangan matang.
Hal ini berbeda dibanding saat ia secara mendadak harus memilih Aprilia pada pertengahan musim 2024 tak lama setelah takhtanya di tim pabrikan Ducati direbut oleh Marc Marquez.
"Saya percaya bahwa dalam hidup Anda harus membuat keputusan-keputusan tertentu," kata Martin dikutip Marca.
"Sama seperti tahun 2024 ketika saya harus mengambil keputusan secara terburu-buru, sekarang saya memiliki kesempatan untuk membuat keputusan lain dengan lebih tenang dan memiliki lebih banyak waktu."
Juara dunia MotoGP 2024 itu juga menyentil ragam komentar miring para pengamat yang sempat meragukan keputusannya bergabung dengan pabrikan Noale.
"Saya selalu mengambil keputusan dengan memikirkan apa yang terbaik untuk saya dan keluarga saya, dan saya percaya ini adalah keputusan terbaik," jelas Martin
"Sama seperti saat saya menandatangani kontrak dengan Aprilia, orang-orang bilang itu sebuah bencana, mau ke mana saya dengan Aprilia yang belum pernah meraih gelar juara? Dan sekarang saya memimpin kejuaraan."
Posisinya di tim pabrikan Aprilia musim depan akan digantikan oleh mantan rival sengitnya dalam perebutan gelar juara, Francesco Bagnaia.
Meski begitu, Martin optimistis Aprilia tidak akan menganaktirikan dirinya di sisa musim ini, sekalipun ia berpotensi memboyong plat nomor satu ke markas Yamaha.
"Persaingan akan tetap adil. Saya percaya pada Fabiano (Sterlacchini, Direktur Teknis Aprilia). Saya melihat dia memberikan semua yang dia bisa untuk membantu saya berkembang," tutur Martin.
"Pada awal tahun, dia datang ke Andorra dan berkata kepada saya, 'saya ingin membangkitkan sosok Jorge tahun 2024 lagi, saya ingin mengeluarkan semua talentanya lagi.'
"Dia sangat berhasil melakukannya. Saya percaya dia akan terus melakukan hal tersebut dan terus membantu saya berkembang hingga hari terakhir kami bersama."
Martin meninggalkan Silverstone dengan keunggulan nyaman 31 poin di puncak klasemen sementara atas rekan setimnya, Marco Bezzecchi, yang dipastikan bertahan di Aprilia bersama Bagnaia pada musim 2027 mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








