AKURAT.CO, Para pelatih klub tim kecamatan Kota Semarang mengapresiasi turnamen Liga Akurat Zulhas Cup 2023. Mereka menginginkan turnamen tersebut bisa rutin diadakan.
Salah satunya adalah Pelatih Tim Kecamatan Mijen, Poniran. Menurutnya turnamen tersebut bisa menjadi wadah kegiatan yang positif sekaligus mencari bakat-bakat pemain sepak bola.
"Turnamen seperti ini harusnya banyak dan sering diadakan untuk membangun sepakbola Indonesia. Bisa berkelanjutan turnamennya, tidak hanya berhenti disini saja," ujarnya, Sabtu (25/2/2023).
Dia berharap agar nantinya ke depan persiapan bisa dilakukan lebih matang dan lama. Menurutnya, yang terpenting adalah peserta mendapatkan banyak pertandingan atau jam terbang.
"Kalau bisa ke depan lebih matang persiapannya. Sehingga kita tim bisa memiliki waktu latihan bersama lebih lama. Lebih bagus lagi nanti jangan pakai sistem gugur, biar pemain bisa main lebih lama," paparnya.
Sementara itu, dalam laga pembuka Tim Kecamatan Mijen keluar sebagai pemenang usai menekuk lawannya Kecamatan Gayamsari lewat adu penalti di Stadion Universitas Diponegoro, Semarang, Sabtu (25/2).
Liga Akurat Zulhas Cup 2023 secara resmi mulai bergulir dibuka langsung Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Zulkifli Hasan.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal




