Serikat Pemain Wakili Jenni Hermoso Minta Luis Rubiales Dihukum

AKURAT.CO, Tekanan terhadap Presiden RFEF, Luis Rubiales, semakin kencang sehubungan dengan insiden ciumannya terhadap penyerang Tim Nasional Putri Spanyol, Jenni Hermoso. Terakhir, sebuah serikat pemain yang mewakili Hermoso menegaskan bahwa Rubiales harus dihukum akibat tindakannya tersebut.
Sebagaimana dikabarkan BBC, serikat bernama Futpro tersebut bergabung bersama agensi sang pemain, TMJ, untuk menyampaikan pernyataan bersama. Dalam pernyataannya, serikat mengatakan bahwa mereka sangat mempertimbangkan kepentingan Jenni Hermoso sebagai seorang individu dan pesepakbola.
“Serikat saya, Futpro, melalui koordinasi dengan agensi saya, TMJ, ambil peduli untuk mempertahankan kepentingan saya dan menjadi kawan bicara dalam kasus ini,” kata Jenni Hermoso.
Sementara itu, Futpro menegaskan bahwa sanksi yang dijatuhkan terhadap Rubiales akan menjadi dasar untuk membuat aturan demi melindungi pesepakbola putri. Dengan demikian, kata Futpro, Rubiales tak seharusnya dibiarkan melenggang tanpa dihukum.
“Kami bekerja untuk memastikan bahwa tindakan seperti (yang dilakukan Rubiales) itu kita tidak akan pernah melihatnya tidak dihukum, bahwa mereka harus dihukum dan itu menjadi tindakan percontohan yang diadopsi untuk melindungi pesepakbola putri dari tindakan yang kami yakin tak bisa diterima,” kata Futpro.
Dari Amerika Serikat, bintang sepakbola putri negara tersebut, Megan Rapinoe, mengatakan bahwa insiden ciuman yang terjadi di podium juara Piala Dunia Putri Australia-Selandia Baru tersebut menunjukkan adanya perilaku misogini yang mendalam di RFEF.
“Di panggung terbesar, ketika Anda seharusnya merayakan, Jenni harus diserang secara fisik oleh orang (Rubiales) ini,” kata Rapinoe.
Rapinoe juga menyoroti tindakan Rubiales yang menyentuh kemaluannya sejurus setelah wasit meniup peluit akhir laga final antara Spanyol dan Inggris di Stadion Australia, Sydney, akhir pekan lalu itu.
“Ada gambaran lain yang mengisyaratkan semaca misogini dan seksisme dengan level mendalam di federasi (sepakbola Spanyol) dan dalam (tindakan Rubiales) setelah peluit akhir (final Piala Dunia Putri 2023), dia memegang kemaluannya,” kata Rapinoe.
Tekanan terhadap Rubiales juga datang dari media, Perdana Menteri Spanyol, dan sejumlah menteri di negaranya. Agaknya, ada semacam dorongan untuk menuntut Luis Rubiales mundur dari jabatannya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








