Erick Thohir Berharap Papua Football Academy Ciptakan Pesepakbola Pintar

AKURAT.CO, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyatakan dukungannya terhadap program Papua Football Academy (PFA) yang diinisiasi oleh Freeport. Program ini bertujuan untuk menciptakan pesepakbola muda yang nantinya bisa memperkuat Tim Nasional Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Erick saat memantau coaching clinic BVB Legends (Legenda Borussia Dortmund) bersama pemain-pemain muda Papua Football Academy di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (8/9).
"Membangun tim sepakbola tidak mungkin dari tim senior saja, harus benar-benar dari grassroot. Dan ini membangun tim nasional tidak bisa kerja sendiri, karena itu kita mendorong bagaimana liga punya elit pro academy," kata Erick.
Baca Juga: Jokowi Resmi Buka Papua Football Academy Pagi Tadi
"Pemerintah juga, waktu itu Pak Jokowi meminta Papua menjadi provinsi olahraga. Karena itu Freeport investasi di akademinya. Nah ini contoh angkatan pertama dari semua suku di Papua. Tadi saya dapat laporan banyak talenta bagus di sini."
Hadir dalam coaching clinic tersebut beberapa legenda Borusia Dortmund seperti Paul Lambert, Marcel Schmelzer, dan Jorg Heinrich. Coaching clinic sendiri berlangsung selama tiga jam dimulai dari pukul 09.00-11.00 WIB.
Erick berharap program PFA ini dapat menciptakan pemain-pemain yang nantinya bisa memperkuat tim nasional. Apalagi Papua dikenal sebagai provinsi yang kerap berkontribusi untuk Timnas Indonesia.
Selain itu, pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN itu juga meminta Freeport sebagai sponsor PFA bukan cuma menciptakan pemain, tapi juga menciptakan pemain pintar. Karena, dalam PFA para pemainnya juga mendapatkan kesempatan untuk menuntut ilmu formal.
Baca Juga: Jokowi Resmi Buka Papua Football Academy Pagi Tadi
"Kita tahu Papua sering mengontribusikan pemain nasional. Tapi yang membedakan di sini, saya minta Freeport benar-benar tidak hanya menciptakan pemain, tapi juga menciptakan orang pintar. Mereka ini sekolah dan latihan," kata mantan presiden Inter Milan tersebut.
"Karena kembali, dalam menumbuhkan talenta juga harus punya disiplin, stamina, fisik, nutrisi yang bagus dan juga persiapan. Sepakbola itu bisa cedera jangka panjang, kalo tidak punya pendidikan akhirnya luntang-lantung. Nah ini yang tidak kita mau, ini yang kita dorong hari ini."
Dalam coaching clinic BVB Legends tersebut, pemain-pemain muda PFA mendapatkan kesempatan langsung untuk menerima pelatihan dari tiga legenda Dortmund. Mereka terlihat bersemangat bisa mendapatkan latihan langsung dari Paul Lambert, Marcel Schmelzer dan Jorg Heinrich.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







