AKURAT.CO, “Saya terkejut dia masih 20 tahun karena dia tampak seperti 30 (tahun) karena karakter dan perilakunya,” kata Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, tentang salah satu pemainnya, Jude Bellingham.
Sejak direkrut Madrid dari Borussia Dortmund pada bursa transfer musim panas lalu, Jude Bellingham seakan tak henti-hentinya mencuri perhatian. Terakhir adalah dengan mencetak satu gol dalam kemenangan 3-2 Madrid atas Napoli di matchday kedua Liga Champions 2023-2024 di Naples, Italia, Selasa (3/10).
Bertandang ke kandang Napoli di Stadion Diego Armando Maradona, Naples, Italia, Jude Bellingham mencetak gol di menit ke-34 melalui aksi solonya dari lapangan tengah. Di tengah kepungan empat pemain Napoli, gelandang asal Inggris ini melepaskan sepakan melengkung ke sisi kiri gawang yang tak terjangkau kiper lawan.
Baca Juga: Congkel MU, Jude Bellingham Tunjukkan Kelas Di Madrid
Dua media olahraga terkemuka Spanyol menulis judul sampul dengan menyebut bahwa gol yang dicetaknya ke gawang Napoli menunjukkan bahwa Jude Bellingham memiliki campuran kualitas dua legenda Madrid, Alfredo Di Stefano dan Zinedine Zidane, serta mahabintang Argentina, Diego Maradona.
“Itu sedikit berlebihan,” kata Jude Bellingham tentang golnya ke gawang Napoli dibandingkan dengan gaya gol ikonik Diego Maradona sebagaimana dipetik dari BBC.
“(Gol Maradona) itu adalah gol yang bagus. Dari apa yang saya lihat di Youtube dan dokumenter, kualitasnya sedikit lebih dari saya, atau lebih banyak. Saya hanya berusaha memberikan sumbangan dengan caranya Jude.”
Baca Juga: RESMI: Jude Bellingham Kini Pemain Real Madrid!
Madrid merekrut Jude Bellingham dari Borussia Dortmund dengan nilai nilai 120 juta Euro. Pemain binaan Birmingham City membalas harga tersebut dengan mencetak delapan gol dari sembilan pertandingan yang ditempuhnya bersama Real Madrid sejauh ini–enam gol di La Liga Spanyol dan dua gol di Liga Champions.
“Impiannya selalu untuk menjadi bagian dari La Liga di level tertinggi dan dia yakin dia ada di level itu. Di Spanyol perbandingan sudah terjadi, pertama Zidane, kemudian Stefano,” kata pengamat sepakbola Spanyol, Guillem Balague.
“Semua orang, semua pemain, mengatakan betapa briliannya di sebagai pribadi dan sebagai pesepakbola.”[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







