Rencana Timnas Inggris Mengheningkan Cipta Untuk Korban Serangan Hamas Tuai Pro-Kontra
AKURAT.CO, Wacana untuk melakukan aksi mengheningkan cipta terhadap korban serangan Hamas ke Israel di sepakbola Inggris menuai pro-kontra. Sejumlah lembaga olahraga dikabarkan mendapat desakan untuk mengadakan pengheningan cipta atas tragedi yang terjadi pada 7 Oktober 2023 tersebut.
Salah satu media terkemuka di Inggris, The Guardian, mengatakan bahwa Pemerintah Inggris sedang mempertimbangkan rencana untuk melakukan pengheningan cipta semenit untuk mengenang korban serangan Hamas di arena sepakbola.
Pertandingan persahabatan antara Tim Nasional Inggris kontra Australia di Stadion Wembley, London, Inggris, Jumat (13/10), diperkirakan bisa menjadi ajang untuk melakukan pengheningan cipta untuk korban serangan Hamas.
Baca Juga: Dampak Konflik Israel-Palestina, UEFA Tunda Kualifikasi Piala Eropa Di Tel Aviv
Sementara itu, Asosiasi Sepakbola Inggris (FA), sedang mendiskusikan kemungkinan untuk setidaknya satu klub Liga Primer Inggris ikut melakukan aksi mengheningkan cipta di laga domestik pasca jeda internasional sepekan ini.
Pun demikian, muncul kekhawatiran apakah momen mengheningkan cipta tersebut bakal mendapat respons dari pihak yang tak setuju di dalam stadion. FA sedang memperhitungkan kemungkinan memanasnya situasi jika ada penonton yang melakukan kebisingan di tengah momen mengheningkan cipta tersebut.
Untuk menghindari hal tersebut, seorang tokoh terkemuka dari komunitas Yahudi di Inggris mengusulkan agar FA sebaiknya menampilkan iluminasi bendera Israel saja di Stadion Wembley.
Baca Juga: Richarlison: Saya Akan Kembali Ke Inggris Dan Meminta Bantuan Kejiwaan
Posisi sepakbola Inggris dalam konflik Israel-Palestina akan menjadi signifikan yang bakal menjadi contoh bagi negara-negara lain. Inggris juga sadar bahwa mengheningkan cipta untuk korban serangan Hamas akan memunculkan kritik dari para penentangnya.
Sementara itu, UEFA juga belum menunjukkan niat untuk melakukan penghormatan terhadap warga Israel korban serangan Hamas. UEFA disebut melakukan pertemuan hari ini, Selasa (10/10), dan sudah menunda pertandingan Kualifikasi Piala Eropa 2024 antara Israel dan Swiss di Tel Aviv, Israel, yang dijadwalkan 12 Oktober nanti.
Sejauh ini, korban tewas dalam konflik Israel-Palestina sudah mencapai lebih dari 1.700 orang. Tragedi ini dimulai dengan serangan roket Hamas ke kawasan pemukiman Israel di Jalur Gaza pada Sabtu (7/10) dan Israel membalas dengan melepaskan serangan udara ke salah satu bangunan bertingkat di Palestina.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







