Akurat
Pemprov Sumsel

Kualifikasi Piala Eropa: Dua Orang Tewas Ditembak Di Brussels, Laga Belgia vs Swedia Dihentikan

Badri | 17 Oktober 2023, 09:54 WIB
Kualifikasi Piala Eropa: Dua Orang Tewas Ditembak Di Brussels, Laga Belgia vs Swedia Dihentikan

AKURAT.CO, Pertandingan Kualifikasi Piala Eropa 2024 antara Belgia versus Swedia di Stadion King Baodouin, Brussels, Belgia, Senin (16/10) atau Rabu dini hari WIB harus ditunda sebelum selesai.

Wasit memutuskan untuk menghentikan pertandingan grup J itu setelah babak pertama karena adanya dua warga Swedia yang tewas akibat penembakan di Brussels. Namun, tidak diketahui apakah warga Swedia tersebut berada di Brussels untuk menyaksikan pertandingan tim nasional mereka di Stadion King Baodouin.

BBC menulis bahwa penembakan terjadi sekitar satu jam sebelum sepakmula laga Belgia versus Swedia. Wasit memastikan laga tak dilanjutkan pada pukul 21.30 waktu setempat sementara penonton di stadion diminta bertahan di stadion sebelum evakuasi dimulai pada pukul 22.45 waktu setempat.

Baca Juga: Hasil Kualifikasi Piala Eropa: Gulung Bosnia, Portugal Lolos Ke Putaran Final

Pelatih Timnas Swedia, Janne Andersson, mengaku bahwa ia mengetahui kabar tentang penembakan tepat saat jeda sebelum bergerak ke ruang ganti. Menurut Andersson, kabar tersebut membuat ia dan pemainnya memutuskan untuk tak melanjutkan laga.

“Saya datang ke ruang ganti dan ketika tim mulai membicarakan (penembakan), kami sepakat 100 persen bahwa kami tidak ingin (melanjutkan) permainan untuk menghormati korban dan keluarga mereka,” kata Janne Andersson.

Adapun Kapten Timnas Swedia, Victor Lindelof, menganggap pertandingan yang ditunda ini tak perlu dilanjutkan. Alasannya karena Belgia sudah memastikan diri lolos ke putaran final sementara Swedia dipastikan tersingkir.

Baca Juga: Daftar 16 Negara Yang Tersingkir Dari Piala Dunia, Ada Jerman dan Belgia

“Belgia sudah lolos dan kami tidak punya kesempatan untuk mendapatkan peluang ke Piala Eropa, jadi saya tidak melihat alasan untuk memainkan (laga ulangan),” kata Lindelof.

Pemerintah Belgia sendiri mengategorikan penembakan yang terjadi di Boulevard d’Ypres, Brussels, sebagai aksi terorisme. Sebuah video yang diduga merupakan rekaman aksi penembakan yang beredar di media sosial menunjukkan seorang pria berbicara dalam bahasa Arab mengklaim melakukan penembakan tersebut.

“Pikiran kami bersama keluarga dan sahabat yang kehilangan orang-orang yang mereka cintai. (Swedia) sebagai rekan dekat memerangi terorisme adalah satu dalam kebersamaan,” kata Perdana Menteri Belgia, Alexander De Croo.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

B
Reporter
Badri
H