Disebut Pahlawan Oleh Peter Schmeichel Karena Blok Penalti, Andre Onana Malah Puji Harry Maguire

AKURAT.CO, Penyelamatan penalti di menit akhir laga Manchester United (MU) versus FC Kopenhagen menjawab keraguan terhadap kiper asal Kamerun, Andre Onana. Pun demikian, Onana berusaha untuk tetap tenang.
“Saya hanya menjadi diri saya, kalem, dan berusaha menempatkan tekanan pada pemain (lawan),” kata Andre Onana usai laga MU versus Kopenhagen di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, Selasa (24/10), sebagaimana dipetik dari BBC.
Pada laga ketiga penyisihan grup A Liga Champions 2023-2024 tersebut, Andre Onana menggagalkan penalti pemain Kopenhagen, Jordan Larsson, di menit ke-90+7.
Baca Juga: Hasil Liga Champions: MU Raih Kemenangan Perdana, Arsenal Menang Tipis Atas Sevilla Di Spanyol
Menurut Onana, ia berupaya menutup ruang bagi Larsson dan membaca arah bola secara tepat. Keberhasilan itu mempertahankan kemenangan MU yang unggul dengan skor 1-0 berkat gol Harry Maguire di menit ke-72.
“Saya berusaha membuat diri saya menjadi lebih besar lagi dan kemudian memutuskan untuk bergerak ke kiri,” kata Onana.
Tak kurang dari mantan kiper legendaris MU, Peter Schmeichel, yang menyebut Onana sebagai pahlawan karena penyelamatan tersebut. Namun begitu, kiper yang direkrut dari Inter Milan itu lebih memilih Harry Maguire sebagai pahlawan.
Baca Juga: Prediksi MU vs Kopenhagen: Diuntungkan Old Trafford, Setan Merah Kemungkinan Menang Dua Gol
Pasalnya, Harry Maguire adalah pencetak gol tunggal kemenangan MU. Sekaligus membayar kritik karena performanya yang beberapa kali melakukan blunder bersama MU dan Tim Nasional Inggris.
“Tidak, saya tidak menganggap saya (adalah pahlawan). Saya kira pahlawan malam ini adalah Harry (Maguire), dia mencetak gol dan memberikan kami kemenangan,” kata Onana.
“Bukan penaltinya, kemenanganlah yang memberikan kami kepercayaan diri lebih. Menang yang memberikan Anda kepercayaan diri. Anda boleh menggagalkan banyak penalti tetapi jika Anda tidak menang maka itu tidak akan terasa menyenangkan.”
Keberhasilan Onana memblok penalti bukan saja mempertahankan kemenangan bagi MU, namun juga memberikan tim tersebut kemenangan pertama di Liga Champions. Plus, di dua laga sebelumnya Onana melakukan kesalahan yang berujung kekalahan.
Kemenangan atas Kopenhagen membuat MU kini menempati posisi ketiga klasemen sementara grup A dengan nilai tiga. Berselisih enam angka dari Bayern Muenchen di posisi teratas dan satu angka dari Galatasaray di posisi kedua.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









