Sepuluh Hari Berlalu, Mengapa Gerilyawan Kolombia Menculik Ayah Pemain Liverpool Luis Diaz?

AKURAT.CO, Sudah lebih sepuluh hari ayah pesepakbola Liverpool, Luis Diaz, menghilang diduga karena penculikan. Namun, hingga kini belum diketahui jelas motivasi penculik yang disebut terkait dengan gerilyawan kiri Tentara Pembebasan Nasional (ELN) Kolombia itu.
Luis Diaz, 26 tahun, memanfaatkan momen untuk mendorong pembebasan ayahnya ketika melakukan selebrasi mencetak gol ke gawang Luton Town. Diaz mencetak gol penyelamat di menit ke-95 dalam lawatan ke kandang Luton di Kenilworth Road, Luton, Inggris, Minggu (5/11).
Pada laga kesebelas Liga Primer Inggris 2023-2024 yang berakhir dengan skor 1-1 tersebut, Luis Diaz menunjukkan kaus dalam yang bertuliskan “Libertad Para Papa” atau berarti Bebaskan Papa.
Baca Juga: Luis Diaz Selamatkan Liverpool dari Kekalahan
“Setiap detik, setiap menit kegelisahan kami meningkat,” kata Luis Diaz sebagaimana dipetik dari BBC.
“Saya memohon agar mereka membebaskan ayah saya segera, hormati integritasnya dan akhiri penantian yang menyakitkan ini. Atas nama cinta dan kebaikan kami meminta mereka mempertimbangkan tindakan mereka dan memberikan kami untuk bersama dia lagi.”
Ayah Luis Diaz diculik pada 28 November lalu ketika mengendarai mobil di Barrancas, Kolombia, di mana beberapa orang dengan sepeda motor membuntutinya.
Luis Manuel Diaz Jimenez, demikian nama ayah Luis Diaz, saat itu sedang bersama istrinya. Para penguntit bersenjata tersebut meninggalkan ibu Diaz dan membawa sang ayah.
Baca Juga: Datang di Musim Dingin, Luis Diaz Membayar Keputusan Transfer Klopp
“Ibu saya, saudara-saudara saya dan saya putus asa, gelisah, dan tak punya kata-kata untuk menggambarkan apa yang kami rasakan. Penderitaan ini hanya akan berakhir ketika kami bersama dengannya di rumah,” kata Luis Diaz.
Pemerintah Kolombia bahkan sudah memasang pengumuman akan memberikan hadiah sebesar 200 juta Peso bagi siapa saya yang memiliki informasi tentang keberadaan ayah Luis Diaz.
ELN diduga menculik ayah Luis Diaz sebagai bagian dari konflik dengan Pemerintah Kolombia yang sudah berlangsung selama 60 tahun. Perseteruan ELN dan Pemerintah Kolombia diketahui sudah mengorbankan sedikitnya 450 ribu orang.
Adapun ELN masih aktif sebagai gerilyawan sejak pertamakali berdiri pada 1964. Organisasi ini diketahui berafiliasi dengan ideologi Marxisme-Leninisme dan teologi pembebasan dengan anggota saat ini diperkirakan berjumlah 2.500 orang.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








