Baca Juga: Piala Dunia U-17: Kesulitan Selama 90 Menit, Prancis Ke Perempat Final Lewat Adu Penalti"Sangat luar biasa terpilih menjadi
man of the match dalam laga kali ini. Sebuah kehormatan, apalagi untuk posisi kiper, yang biasanya sangat jarang mendapatkan ini (penghargaan)," kata Paul Argney usai laga.
"Saya akan menikmatinya malam ini, dan akan kembali merubah pola pikir saya jelang laga selanjutnya melawan Uzbekistan. Saya tidak mau terlalu terlena dengan hasil ini, dan akan fokus untuk laga selanjutnya."
Argney mampu tampil heroik sepanjang 90 menit jalannya pertandingan. Walau sempat kebobolan di paruh kedua, namun gol tersebut dianulir lantaran pemain Senegal sudah dalam posisi
offside.
Pemain klub Le Havre AC 2 itu juga mampu menghalau dua tembakan tepat sasaran para pemain Senegal yang membuat gawang Prancis masih perawan sepanjang perhelatan Piala Dunia U-17 2023.
Baca Juga: Lawan Prancis U-17 Malam Ini, Pelatih Senegal U-17 Ingin Pemainnya Serius Sambil Bersenang-SenangBukan cuma itu, dia juga berhasil menghentikan sepakan penalti penendang kedua Senegal, Daouda Diong, dalam babak adu penalti yang menentukan kemenangan mereka.
"Ini benar-benar laga yang ketat, kami sudah memperkirakan itu," kata Argney.
"Kita bisa melihat golnya, tapi itu
offside, dan saya akui itu kesalahan saya. Tapi, saya senang bisa membantu tim memenangi pertandingan lewat babak adu penalti."
Dari empat laga yang sudah dilakoni Prancis, semuanya berlangsung di JIS.
Les Bleus belum sekalipun berlaga di luar Jakarta.
Namun, di laga perempat final melawan Uzbekistan pada Sabtu (25/11/2023) nanti, pasukan Jean Luc Vannuchi akan melakoni laga di Stadion Manahan, Surakarta, Jawa Tengah.
Bertanding untuk kali pertama di luar JIS, Argney berharap bisa mendapat dukungan yang sama seperti yang mereka dapatkan dari para pendukung di JIS.
"Kami punya empat pertandingan di sini (JIS), dan sangat-sangat senang dengan itu," kata Argney.
"Para penggemar sangat luar biasa, menyambut dan mendukung dengan sangat baik, jadi kami sangat berterimakasih atas hal itu. Saya berharap mendapatkan hal yang sama di Surakarta selama kompetisi."[]
Liputan ini didukung oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga RI.