FIFA Puji Akses Wanita ke Stadion di Iran sebagai Tanda Kemajuan

AKURAT.CO Presiden FIFA, Gianni Infantino, percaya bahwa kebijakan pihaknya untuk mendekati Iran terkait perlakuan terhadap perempuan dalam sepak bola telah membuahkan hasil, setelah beberapa perempuan diizinkan masuk ke stadion dalam laga derbi Teheran.
Pada tahun lalu, pegiat hak-hak perempuan, Open Stadiums dan sekelompok mantan atlet Iran menyerukan kepada FIFA untuk melarang Iran dari Piala Dunia karena terus mengucilkan perempuan dari pertandingan sepak bola.
Infantino justru lebih memilih kebijakan keterlibatan pribadi dengan republik Islam tersebut dan menyambut baik berita bahwa wanita telah diizinkan masuk ke pertandingan Iran Pro League hari Kamis (14/12/2023) kemarin sebagai tanda keberhasilannya.
"Pada bulan September, saya merasa senang bertemu dengan Presiden Iran, Ebrahim Raisi di New York City, di mana kami mendiskusikan perkembangan sepak bola wanita di negara tersebut dan kemajuan yang dicapai terkait kehadiran wanita di stadion sepak bola," katanya dalam sebuah pernyataan yang dirilis di media sosial.
Baca Juga: Daftar Tim 16 Besar Liga Europa, Delapan Ditentukan Lewat Play-off Lawan Gusuran Liga Champions
"Oleh karena itu, dengan senang hati saya mengetahui sekitar 3.000 wanita menghadiri derby Teheran antara Persepolis FC dan Esteghlal FC hari ini," ungkapnya, dikutip Jumat (15/12/2023).
Di bawah tekanan dari Infantino, sekelompok kecil penggemar wanita diberikan akses untuk menonton pertandingan kandang Persepolis di final Liga Champions Asia 2018 di Teheran.
Hanya ada sedikit kemajuan sejak saat itu, para penggemar wanita dilarang memasuki pertandingan kualifikasi Piala Dunia Iran melawan Lebanon di Mashhad pada Maret 2022.
Setelah itu muncul video yang menunjukkan para pendukung wanita disemprot merica di luar stadion.
Seruan untuk melarang Iran dari Piala Dunia muncul dengan latar belakang protes massal di seluruh negeri setelah kematian Mahsa Amini ketika ia berada dalam tahanan polisi moralitas karena diduga melanggar aturan berpakaian Islami.
Baca Juga: Daftar Tim yang Lolos Babak 16 Besar Liga Champions 2023/2024
Infantino mengatakan bahwa ia akan melakukan perjalanan ke Iran dalam waktu dekat dan akan kembali bertemu dengan Presiden Raisi guna mendiskusikan lebih lanjut hal-hal yang berkaitan dengan sepak bola.
"Iran adalah kekuatan penting dalam sepak bola Asia dan penting bagi kami untuk terus memupuk hubungan kerja sama yang positif dan bermanfaat yang telah kami bangun," tambah pria asal Swiss itu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








