Ternyata Segini Gaji Shin Tae Yong , Putuskan Latih Timnas Indonesia Hingga Kontrak Berakhir

AKURAT.CO Nama Shin Tae Yong sedang menjadi perhatian usai menegaskan bahwa dirinya tetap menjadi pelatih Timnas Indonesia hingga kontrak berakhir.
Seperti diketahui, belum lama ini Shin Tae Yong dirumorkan akan hengkang dari Timnas Indonesia usai mengatakan mendapat tawaran melatih di negara lain.
Namun, menanggapi hal tersebut, Shin Tae Yong lantas mengklarifikasi bahwa ia sempat menerima pengajuan dari negara lain tetapi memilih tetap fokus kepada Skuad Garuda.
Baca Juga: Borong 123 Gelar Juara Sepanjang 2023, PB Djarum Guyur Bonus Rp452 Juta untuk 44 Atlet
"Memang selama saya bekerja di Indonesia, sering sekali ada tawaran. Namun, saya sudah menandatangi perpanjangan kontrak dengan Indonesia pada akhir tahun 2023, sehingga saya belum berpikiri untuk pindah ke tim lain," jelas pelatih 46 tahun itu, dikutip Selasa (6/2/2024).
Diketahui, hubungan antara Shin Tae Yong sebagai pelatih Timnas Indonesia dengan PSSI selaku federasi sepakbola Indonesia memang sempat memanas lantaran permasalahan kontrak kerja.
Kontrak kerja Shin Tae Yong sebenarnya sudah berakhir pada Desember 2023 lalu. Tetapi, ia mendapat perpanjangan kontrak dari PSSI selama enam bulan ke depan atau hingga Juni 2024.
Baca Juga: PT LIB Respons Protes Radja Nainggolan Perihal Kartu Merah Pemain Persebaya
Memutuskan untuk lanjut melatih Timnas Indonesia, berapa kisaran gaji Shin Tae Yong?
Dikutip dari Akuratco, mantan Ketua PSSI, Mochamad Iriawan mengungkapkan bahwa pelatih Shin Tae Yong menerima bayaran sebesar Rp15,3 miliar per tahun.
Gaji Shin Tae Yong ternyata lebih tinggi ketimbang 12 pelatih tim Piala Dunia 2022.
Namun, berdasarkan ulasan media Vietnam, baru-baru ini, gaji Shin Tae Yong jika memperpanjang kontrak di Timnas Indonesia hingga 2027 gajinya akan mencapai USD1,5 juta atau setara Rp23,6 miliar pertahun.
Media Vietnam, Baomoi, membocorkan hal tersebut tanpa sumber informasi yang jelas. Akan tetapi, jika kabar ini benar adanya, maka Shin Tae Yong mengalami kenaikan gaji hingga USD500 ribu per tahun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









