Meski Juergen Klinsmann Tegaskan Bertahan, Isu Pemecatan Tetap Bergulir di Korea Selatan

AKURAT.CO Sungguhpun Juergen Klinsmann menyatakan tak akan mundur dari posisinya sebagai Pelatih Tim Nasional Korea Selatan, pembicaraan soal hal tersebut tetap tak terhindarkan.
Sebagaimana dikabarkan BBC, jauh hari Juergen Klinsmann sendiri telah menyatakan bahwa publik Korea Selatan bisa memberikan penilaian atas capaian Son Heung-min dan tim di Piala Asia 2023.
Kini, selepas Korea Selatan tersingkir di Piala Asia 2023 dengan kekalahan 0-2 atas Yordania di semifinal, 6 Februari lalu, pernyataan Juergen Klinsmann tersebut kembali diingat.
Kekalahan itu juga merupakan kegagalan Klinsmann menghapus dahaga juara Piala Asia Korea Selatan sejak mereka terakhir kali meraihnya pada 1960.
Baca Juga: Piala Asia: Penguasaan Bola Cuma 30 Persen, Yordania ke Final Singkirkan Korea Selatan
“Tim bermain tanpa taktik spesifik,” kata komentator sepakbola Korea Selatan, Seo Hyung-wook tentang laga kontra Yordania.
“(Permainan) bergantung seluruhnya pada individu dan tidak secara tim dan hanya ada satu kemenangan dari enam laga (di waktu normal) 90 menit.”
Selain itu, media yang berbasis di Seoul–ibukota Korea Selatan–menghitung bahwa Juergen Klinsmann hanya berada di negara mereka selama 67 hari dalam enam bulan pertama melatih tim nasional mereka.
Hal tersebut dianggap berbeda dari pelatih asing sebelumnya yang tinggal di Seoul selama melatih Ksatria Taeguk–julukan Timnas Korea Selatan.
Beberapa konferensi pers bahkan digelar secara daring di mana Klinsmann berada di kediamannya di California, Amerika Serikat. Klinsmann sendiri mengatakan bahwa memang demikianlah pekerjaan sebagai pelatih tim nasional di era mutakhir.
Baca Juga: Piala Asia: Kalahkan Iran di Laga yang Rumit, Juara Bertahan Qatar Jumpa Yordania di Final
“Dia tampak seperti pekerja paruh-waktu, tinggal di luar Korea dan menonton sedikit pertandingan di mana para pemain Korea bermain,” kata Seo Hyung-wook.
“Dia hanya melakukan perjalanan keliling dunia untuk bertemu dengan para pemain dan pelatih. Saya tidak berpikir dia punya sebarang rencana pun untuk mengembangkan sepakbola Korea.”
Kekhawatiran lain yang muncul ketika Federasi Sepakbola Korea Selatan menunjuk Juergen Klinsmann adalah sang pelatih tak melatih sejak selesai melatih Hertha Berlin dalam waktu sepuluh pekan saja pada November 2019–Februari 2020.
Sebelum melatih Hertha Berlin, pelatih berusia 59 tahun tersebut juga absen panjang setelah hengkang dari Tim Nasional Amerika Serikat pada 2016. Di Amerika, Klinsmann melatih selama lima tahun sejak 2011.
Adapun kontrak pahlawan yang membawa Jerman menjadi juara Piala Dunia 1990 itu bersama Korea Selatan sampai selesai Piala Dunia 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








