Akurat
Pemprov Sumsel

Erick Thohir Beberkan Hasil Pertemuan dengan Shin Tae-yong, Bahas Timnas Indonesia Vs Vietnam

Endarti | 15 Maret 2024, 10:58 WIB
Erick Thohir Beberkan Hasil Pertemuan dengan Shin Tae-yong, Bahas Timnas Indonesia Vs Vietnam

AKURAT.CO Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengabarkan hasil pertemuan dirinya dengan pelatih Timnas Indonesia. Dalam pertemuan ini, Erick Thohir dan Shin Tae-yong membahas mengenai dua laga Timnas Indonesia melawan Vietnam.

Timnas Indonesia memang bakal bersua dengan Vietnam dalam lanjutan pertandingan penyisihan grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Baca Juga: Shin Tae-yong Panggil 27 Pemain untuk Kualifikasi Piala Dunia, TC Mulai 17 Maret

Skuat Garuda akan terlebih dahulu menjamu Vietnam pada 21 Maret di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. 

Lima hari berselang, gantian Timnas Indonesia yang bertandang ke Vietnam dan bermain di Stadion My Dinh, Hanoi, Vietnam.

Tentu dari dua laga ini, Erick Thohir selaku Ketua Umum PSSI ingin Timnas Indonesia meraih hasil maksimal. Erick pun melakukan diskusi dengan Shin Tae-yong selaku pelatih Timnas Indonesia.

“Kemarin (Rabu 13 Maret) saya rapat dengan coach Shin Tae-yong mengenai persiapan pertandingan melawan Timnas Vietnam di tanggal 21 dan 26 Maret,” buka Erick Thohir saat ditemui di Menara Danareksa, Jakarta.

Selain bicara mengenai persiapan Timnas Indonesia, Erick juga dikabarkan menanyai perihal kondisi beberapa pemain yang tidak bisa bermain dalam laga nanti.

Dengan adanya beberapa pemain yang tidak bisa bermain, tentu dibutuhkan taktik dan strategi jitu dari Shin Tae-yong untuk memersiapkan Timnas Indonesia.

“Coach Shin Tae-yong memaparkan kalau ada beberapa pemain yang belum bisa bermain karena cedera dan lain-lain seperti Shayne Pattynama. Lalu, juga Asnawi Mangkualam karena masih akumulasi kartu,” tambah Erick.

“Tentu, perlu strategi untuk mengisi kekurangan pemain. Itu yang selalu saya bilang berulang kali kenapa kita butuh 150 pemain, itu sama. Di Timnas senior pun ketika misalnya Shayne atau Asnawi cedera dan tidak bermain, pelapisnya tipis. Tinggal Arhan Pratama, mungkin nanti Sandy Walsh,” beber pria yang juga menjabat Menteri BUMN ini. 

Namun meski begitu, Erick cukup bisa sedikit bernapas lega dengan sudah ada beberapa tambahan amunisi dari pemain keturunan yang telah rampung proses naturalisasi ya.

Baca Juga: Piala Asia: Sandy Walsh Sebut Timnas Indonesia Harus Main dengan Hati dan Energi Lawan Jepang

Seperti Nathan Tjoe-A-On yang sudah sah menjadi seorang Warga Negara Indonesia beberapa hari lalu.

Lalu kemungkinan besar pekan depan dua penggawa keturunan lainnya yakni Ragnar Oratmangoen dan Thom Haye sudah melakukan proses sumpah setia sebagai WNI.

“Beruntung ada Nathan Tjoe-A-On. Jadi, itu yang saya bilang, di level senior pun kita harus punya 24 pemain yang standarnya sama. Ketika ada pemain yang terkena kartu, cedera, kita bisa punya pemain pengganti yang kualitasnya sama.”

“Seperti di lini tengah, kita hanya berbicara 4 pemain, Marselino Ferdinan, Ivar Jenner, Marc Klok, dan Ricky Kambuaya, sudah. Ini yang harus kita dorong atau tambah jumlah pemain dengan standar yang sama,” beber Erick.

“Lalu, jangan terkotomi, 'Oh ini diaspora, lahir di sini,' sudahlah. Perdebatan itu sudah lewat, siapa yang membawa merah-putih, itu yang kita dorong, dan siapa yang mau jadi yang terbaik,” tukas dia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
R