Emiliano Martinez 'Rajanya Adu Penalti' dengan Reputasi Buruk Si Pengulur Waktu

AKURAT.CO, “Apapun turnamennya, sebermusuhan apapun situasinya, Emiliano Martinez adalah raja adu penalti tak terbantahkan,” tulis John Writes untuk The Daily Telegraph tentang aksi kiper Aston Villa, Emiliano Martinez, di laga kontra Lille.
Ya, Emiliano Martinez sukses membawa Aston Villa lolos ke semifinal Liga Konferensi Eropa 2023-2024 setelah berperan besar dalam adu penalti pada leg kedua perempat final kontra Lille. Villa menang adu penalti dengan skor 4-3.
Pada laga di kandang Lille di Stadion Pierre-Mauroy, Lille, Prancis, Kamis (18/4), Aston Villa memaksa laga ke adu penalti setelah Matty Cash mencetak gol di menit ke-87.
Baca Juga: Emiliano Martinez, Dari Kiper Buangan Menjadi Ikon
Villa memang kalah 1-2 namun agregat seimbang karena mereka menang 1-0 di leg pertama. Tak pelak, laga dilanjutkan ke adu penalti di mana Emiliano Martinez tampil di bawah tekanan suporter Lille di belakang gawang.
Dibu–sapaan Martinez–mewarnai adu penalti dengan sejumlah perang urat syaraf yang mengingatkan publik pada aksinya ketika membantu Argentina mengalahkan Prancis di final Piala Dunia 2022.
Ia memegang bola sebelum penendang pertama Lille, Nabil Bentahleb, melakukan eksekusi. Sejenak selepas ia sukses menggagalkan usaha Bentaleb, Martinez meletakkan telunjuk ke depan bibirnya dan mengarahkanya ke suporter Lille.
Wasit Ivan Kruzliak asal Slovakia memperingatkan Martinez untuk tak memprovokasi penonton. Beberapa saat kemudian, wasit mengeluarkan kartu kuning karena Martinez tetap berulah.
Baca Juga: Mengenal Sosok Emiliano Martinez, Peraih Kiper Terbaik Yashin Trophy 2023
Situasi menjadi genting bagi Villa ketika penendang keempat, Leon Bailey, gagal melaksanakan tugasnya. Mau tidak mau, sekali lagi Emiliano Martinez mengemban tugas terberat.
Setelah Douglas Luiz sukses mencetak gol keempat untuk Villa, Martinez melakukan blok yang solid atas sepakan Kapten Lille, Benjamin Andre, yang mengarah ke sisi bawah kiri gawangnya.
Martinez merayakan sukses itu dengan gayanya yang khas, yakni menari dengan gerak tubuh “setengah mengejek”. Dan Villa lolos ke semifinal Liga Konferensi sebagai semifinal turnamen Eropa pertama bagi mereka sejak 1982.
“Saya mendapatkan reputasi buruk karena suka membuang-buang waktu. Tetapi kiper (Lille) yang lain melakukan hal yang sama dan saya mendapatkan kartu karena beberapa menit,” kata Martinez.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026






