Indra Sjafri Janjikan Peluang Main di Como 1907 dan Brisbane Roar untuk Calon Pemain Keturunan U-20

AKURAT.CO, Pelatih Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri, memberikan isyarat bahwa para pemain keturunan Indonesia nantinya bisa saja berkarier di klub-klub milik Warga Negara Indonesia seperti Como 1907 ataupun Brisbane Roar.
“Satu di antara yang saya sampaikan kepada pemain dan orang tua pemain yang ada di Belanda, kalau para pemain nanti bisa bermain di klub-klub milik orang Indonesia,” ucap Indra Sjafri saat ditemui di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (15/5).
Indra Sjafri memang baru saja menyambangi Belanda dan bertemu dengan tujuh pemain keturunan Indonesia yang diproyeksikan bakal memperkuat Timnas Indonesia U-20.
Baca Juga: Sebelum Tampil di Turnamen Toulon, Timnas Indonesia U-20 Bakal Latihan di Como 1907
Tujuh pemain tersebut adalah Jens Raven, Xavi Wouldstra, Mauresmo Hinoke, Kaya Symons, Dion Markx, Sacha Deighton, dan D'Leanu Arts. Indra Sjafri juga berjumpa dengan orang tua para pemain.
Memang ada beberapa klub luar negeri yang dimiliki oleh pengusaha asal Indonesia. Salah satunya Indra Sjafri menyebut Como 1907 yang baru saja promosi ke kompetisi teratas Italia, Liga Serie A.
Como 1907 dimiliki oleh Grup Djarum pimpinan Michael Hartono and Robert Budi Hartono.
Selain Como 1907 ada juga klub Brisbane Roar yang dipunyai Keluarga Bakrie sejak 13 tahun lalu dan pengoleksi tiga gelar kasta teratas kompetisi Negeri Kanguru pada 2011, 2012, dan 2014.
Baca Juga: Shin Tae-yong tak Tahu Indra Sjafri Bertemu Pemain Keturunan Indonesia Selama di Belanda
"Termasuk Como 1907 karena ini menjadi daya tarik promosi ke Serie A. Selain itu, di Australia ada Brisbane Roar. Mudah-mudahan nanti semuanya berjalan lancar," kata pelatih asal Sumatera Barat ini.
Namun meski begitu, Indra Sjafri bakal melakukan uji coba untuk ketujuh pemain keturunan ini di Turnamen Toulon 2024. Bila memang bisa memenuhi ekspektasi, bukan tidak mungkin akan dilanjutkan proses naturalisasinya.
“Saya sudah tanya ke PSSI, apakah mereka memungkinkan untuk bermain di Turnamen Toulon 2024? Tapi apabila tidak bermain di turnamen itu, minimal satu minggu saya bisa melihat kualitas mereka," tukas Indra Sjafri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal





