Klub Liga Primer Inggris akan Berunding Terkait Pembatalan Teknologi VAR usai Wolverhampton Ajukan Protes

AKURAT.CO Klub-klub Liga Premier akan memilih apakan akan membatalkan video asisten wasit (VAR) mulai musim depan setelah Wolverhampton Wanderers mengajukan resolusi pada Rabu kemarin.
VAR sendiri diperkenalkan pada tahun 2019 untuk membantu ofisial di lapangan dalam mengambil keputusan penting dalam pertandingan.
Baca Juga: TOK! Menanggapi Serangan Gaza, AFC Dukung Palestina Agar Israel Diskors oleh FIFA
Namun teknologi VAR telah menjadi pusat kontroversi dengan keluhan mulai dari analisisnya yang ekstensif hingga penundaan yang dapat memakan waktu beberapa menit.
“Setelah lima musim VAR di Liga Premier, inilah saatnya untuk perdebatan konstruktif dan kritis mengenai masa depannya,” pernyataan Wolverhampton, dikutip Kamis (16/5/2024).
Baca Juga: Warga Palestina Memperingati Nakba 1948 di Bawah Bayang-bayang Perang Gaza
“Posisi kami adalah bahwa harga yang kami bayar untuk sedikit peningkatan akurasi bertentangan dengan semangat permainan kami dan oleh karena itu harus dihapuskan mulai musim 2024/25 dan seterusnya,” tambahnya.
Juru bicara Liga Premier mengonfirmasi bahwa mereka akan memfasilitasi diskusi mengenai VAR dengan klub-klub pada rapat umum tahunan bulan depan.
Baca Juga: Profil Aaliyah Massaid, Artis Cantik yang Baru Saja Dilamar Thariq Halilintar
Namun, dia menambahkan bahwa meski klub berhak mengajukan proposal, liga sepenuhnya mendukung penggunaan VAR dan tetap berkomitmen bersama badan wasit PGMOL untuk terus meningkatkan sistem demi kepentingan permainan dan para penggemarnya.
"Kekosongan yang tersisa, setelah dihapusnya VAR, berpotensi menimbulkan kritik yang lebih besar terhadap keputusan di lapangan yang dibuat oleh ofisial pertandingan dan meningkatkan rasa frustrasi para suporter. Hal ini juga akan berdampak signifikan pada reputasi Liga Premier," ujarnya.
Baca Juga: Hartanya Mencurigakan, KPK Bakal Panggil Eks Kepala Bea Cukai Purwakarta
Bulan lalu, liga-liga top Swedia mengatakan mereka tidak akan mempertimbangkan penerapan sistem VAR setelah klub-klub menyuarakan penolakan mereka terhadap teknologi tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








