Akurat
Pemprov Sumsel

Tiket Laga Timnas Indonesia Terjual 50 Ribu Meski Harga Naik, PSSI Yakin Dukungan Suporter

Endarti | 16 Mei 2024, 19:54 WIB
Tiket Laga Timnas Indonesia Terjual 50 Ribu Meski Harga Naik, PSSI Yakin Dukungan Suporter
 

AKURAT.CO, Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, berharap suporter Timnas Indonesia bisa memahami kenaikan harga tiket pertandingan sisa Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Yunus Nusi mengatakan suporter Timnas Indonesia diharapkan bisa melihat perkembangan positif dari skuad Garuda dengan kenaikan harga tiket.

“Kami yakin teman-teman suporter tidak akan mempermasalahkan harganya. Karena mereka juga paham bahwa Timnas juga butuh dukungan yang kuat,” ucap Yunus Nusi melalui keterangan resminya, Kamis (16/5).

Baca Juga: Harga Tiket Timnas Indonesia Melambung Tinggi, PSSI: Maaf Kami Terpaksa!

Timnas Indonesia bakal terlebih dahulu menjamu Irak pada 6 Juni mendatang dilanjutkan 11 Juni mendatang menjamu Filipina. Kedua laga ini bakal berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Jelang laga ini, PSSI menaikkan harga tiket dengan tiket paling murah di jual di angka Rp250 ribu untuk tribun atas.

"Timnas juga pasti akan memberikan yang terbaik di lapangan untuk kemajuan sepak bola Indonesia," kata Yunus Nusi.

Baca Juga: Harga Tiket Timnas Indonesia Meroket, Suporter Merasa Nasionalismenya Digadaikan PSSI

“Mereka juga bertanding dengan semangat yang sangat tinggi."

Meski mengalami kenaikan harga, animo masyarakat untuk menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia cukup besar. Terbukti setidaknya sudah 50 ribu tiket terjual ludes.

“PSSI sangat berterimakasih kepada suporter yang animonya untuk datang ke stadion guna memberikan dukungan kepada Timnas Indonesia saat melawan Irak dan FIlipina," kata Yunus Nusi.

“Sampai hari ini sudah terjual 50 ribu tiket untuk dua laga tersebut."

Yunus menambahkan, hasil penjualan tiket akan dipergunakan secara maksimal untuk kepentingan Timnas Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
H