Indra Sjafri Tegaskan Tidak Ada Perlakukan Khusus untuk Pemain Keturunan

AKURAT.CO Pelatih Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri memastikan bahwa tidak ada perlakuan khusus untuk pemain keturunan. Baginya, sama saja perlakuan antara pemain keturunan maupun pemain lokal.
Indra Sjafri memang tengah membentuk Timnas Indonesia U-20 untuk disiapkan tampil di ajang Piala Dunia U-20 2026 mendatang.
Baca Juga: Tak Masuk Daftar Skuad Timnas Indonesia Lawan Irak dan Filipina, Ini Respons Marteen Paes
Tak ayal, pelatih asal Sumatera Barat ini membutuhkan pemain terbaik untuk tergabung dalam skuat Garuda Muda. Tak hanya pemain lokal, Indra pun sampai belusukan ke Belanda guna mencari pemain Diaspora yang ada di sana.
Namun meski begitu, Indra pun menegaskan dirinya tidak segan-segan mencoret pemain keturunan yang memang tidak sesuai dengan kriteria yang dia inginkan atau kualitasnya kalah dari pemain-pemain lokal.
“Saya akan memperlakukan sama pemain-pemain yang keturunan yang akan diproses naturalisasi dengan pemain-pemain yang ada di Indonesia. Tidak ada perbedaan sama sekali," kata Indra Sjafri beberapa waktu lalu.
“Kalau memang dia bagus ya saya pilih, tidak bagus tidak saya pilih,” tambah pelatih asal Sumatera Barat ini.
Timnas Indonesia U-20 memang terus digembleng dalam pemusatan latihan guna mendapat kualitas yang terbaik.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-20 Vs China U-20 Imbang, Indra Sjafri: Kami Belum Puas
Bahan dalam waktu dekat, Timnas Indonesia U-20 bakal bertolak ke Italia dan berlatih di Como sebelum nantinya bertolak ke Prancis untuk tampil di ajang Turnamen Toulon 2024 di Prancis.
Turnamen ini dijadwalkan berlangsung pada 3-16 Juni di Prancis. Timnas Indonesia tergabung di grup A bersama Italia, Jepang, Panama dan juga Ukraina.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







