Media Inggris Sebut MU Pecat Erik Ten Hag Apapun Hasil Final Piala FA Malam Nanti

AKURAT.CO, Pemecatan sudah depan mata bagi Erik Ten Hag dan dalam situasi itulah ia memimpin Manchester United (MU) berangkat ke Stadion Wembley, London, Inggris, untuk menghadapi Manchester City pada Sabtu (25/5) malam ini.
Media-media di Inggris semakin membenarkan bahwa MU bersiap untuk memecat Erik Ten Hag apapun hasil final Piala FA. Rumor ini semakin intens sejak Jumat (24/5) pagi meski MU menolak untuk menyatakan komentar.
“Manajer Manchester United, Erik Ten Hag, menyiapkan final Piala FA tanpa tahu apakah laporan yang menyebutkan bahwa ia akan dipecat, apapun hasil (laga), adalah benar,” tulis BBC.
Baca Juga: Erik Ten Hag Ogah Jawab Soal Posisinya di MU Pasca Final Piala FA, Fokus Pikirkan Man City
Pelatih asal Belanda yang datang ke MU dari Ajax Amsterdam pada 2022 itu mengatakan dalam wawancara terakhir dengan majalah sepakbola Belanda, Voetbal International, bahwa klub ingin mempertahankannya.
“Mereka ingin mengubah semuanya dan bahwa mereka ingin membangun-ulang bersama saya. Itu yang mereka katakan kepada saya secara langsung,” kata Ten Hag.
Dus, pelatih berusia 54 tahun tersebut menunjukkan sikap rileks bahwa apapun hasil melawan City di Wembley tidak akan memengaruhi posisinya. Pembicaraan dengan klub, kata Ten Hag, sudah dilakukan.
“Tidak (ada pembicaraan lagi dengan klub), kami sudah melakukannya dan pada hari Minggu saya akan pergi berlibur,” kata Ten Hag. “Saya kira saya pantas mendapatkannya.”
Situasi yang melingkungi Ten Hag saat ini sebenarnya cukup familiar bagi MU. Senior Ten Hag, Louis Van Gaal, diinformasikan bahwa ia bakal dipecat 24 jam sebelum ia membawa MU mengalahkan Crystal Palace di final Piala FA 2015-2016.
Baca Juga: Jika Erik Ten Hag Dipecat, MU Dikabarkan Pilih Thomas Tuchel sebagai Kandidat Teratas
Legenda MU, Peter Schmeichel, mengatakan bahwa ia meyakini manajemen klub akan memecat Ten Hag. Pada saat yang sama, kiper legendaris asal Denmark itu juga tak setuju dengan citra MU sebagai tim yang punya pelatih hanya dalam waktu singkat.
“Saya benci fakta bahwa Manchester United menjadi sebuah klub yang mempertahankan seorang manajer hanya untuk waktu singkat dan ketika hal-hal tak berjalan ke arah yang benar Anda memecatnya,” ucap Peter Schmeichel.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








