Rekor! Pepe Manjadi Pemain Tertua Dalam Sejarah Piala Eropa, Ini Profilnya

AKURAT.CO Bek FC Porto, Pepe menjadi pemain tertua dalam sejarah Kejuaraan Eropa saat Portugal berhasil menakhlukkan Republik dengan skor 2-1 pada pada Rabu (19/6/2024) dini hari WIB.
Pepe tampil di usia 41 tahun 113 hari atau mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh mantan kiper Hongaria Gabor Kiraly, yang berusia 40 tahun 86 hari ketika ia bermain di Piala Eropa 2016.
Pepe berada dalam formasi tiga bek bersama Diogo Dalot dan Ruben Dias di tim Portugal yang kuat yang di bawah bimbingan kapten berusia 39 tahun Cristiano Ronaldo.
Sang bek tengah bahkan mendapat julukan 'si mesin tua' karena performanya yang tetap impresif meskipun usianya sudah lanjut.
Kariernya di dunia sepak bola sangat mengesankan, nama Pepe semakin bersinar ketika ia selalu dipercaya Sergio Ramos kala membela Real Madrid.
Meski sudah tak muda lagi, Pepe ternyata memiliki harga pasar yang masih terhitung mahal.
Saat ini nilai pasar Pepe masih sebesar 500 Ribu Euro atau sekitar Rp8,8 miliar. Harga itu sebenarnya sudah turun dibandingkan sebelumnya.
Pepe diketahui pernah mencapai nilai pasar hingga 30 juta Euro saat masih berseragam Los Blancos.
Profil Pepe
Baca Juga: Piala Eropa: Pelatih Turki Mendapat Hadiah Ulang Tahun Terbaik saat Timnya Menang 3-1 dari Georgia
Pemilik nama lengkap Kepler Laveran de Lima Ferreira, Pepe lahir pada 26 Februari 1983 di Brasil.
Meskipun lahir dan dibesarkan di Brasil, Pepe memilih untuk bermain dengan Timnas Portugal hingga dikenal sebagai bek tengah yang dikenal ganas dan pintar pada saat berada di lapangan.
Pepe memulai kariernya dengan klub Marítimo dengan masuk skuad utama pada musim 2002-2003, ia berhasil membantu Marítimo finis di peringkat ke-6 di liga.
Baca Juga: Klasemen Piala Eropa: Turki Pimpin Grup F Ungguli Portugal, Matchday Pertama Rampung
Pada 2004, Pepe pindah ke Porto. Meskipun awalnya sering duduk di bangku cadangan, Pepe berhasil membuktikan dirinya sebagai bek tangguh pada musim berikutnya dan kemudian memenangkan liga bersama Porto.
Pepe lalu diboyong oleh Real Madrid pada 2007 dengan harga 30 juta Euro atau sekitar Rp 526 miliar, lebih tinggi daripada harga bintang abadi Real Madrid Cristiano Ronaldo.
Selama berada di Santiago Bernabeu, Pepe membantu klub tersebut meraih berbagai trofi, seperti La Liga, Copa del Rey, Supercopa de Espana, Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub.
Pada 2017, Pepe pindah ke Beşiktaş. Hanya setahun kemudian, pada 2019, ia kembali ke Porto.
Baca Juga: Modul 1.1 Guru Penggerak Pdf dan Contoh Aksi Nyata
Pepe melakukan debutnya bersama Timnas Portugal pada 2007 dan telah mencatat 134 caps, ia membantu Portugal memenangkan Kejuaraan Eropa pada 2016.
Selain itu, Pepe telah bermain di tiga Piala Dunia dan empat Piala Eropa bersama Portugal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








