Sidang Dimulai Pekan Depan, Pep Guardiola Sebut Banyak Tim Liga Primer Ingin Man City Dihukum

AKURAT.CO, Menjelang laga timnya kontra Brentford, Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, berbicara soal sidang pelanggaran regulasi finansial yang melibatkan klubnya yang bakal dimulai pada Senin (16/9).
Dalam sesi konferensi pers di Manchester, Inggris, Jumat (13/9), Pep Guardiola merespons pernyataan Presiden La Liga Spanyol, Javier Tebas, yang menyebut bahwa banyak klub Liga Primer Inggris ingin Manchester City dihukum.
Argumen Javier Tebas adalah Manchester City telah melanggar aturan finansial dengan mendapatkan dukungan dari perusahaan Qatar yang berbasis pemerintah negara perusahaan bersangkutan.
Baca Juga: Sah! Ilkay Gundogan Kembali ke Pelukan Manchester City dengan Kontrak Satu Tahun
Secara satir, Pep Guardiola menyebut bahwa ia sepakat dengan Tebas. Yakni, banyak klub Liga Primer ingin The Citizens dihukum.
“Untuk kali pertama saya setuju dengan Tebas,” kata Guardiola sebagaimana dipetik dari BBC.
“Semua tim Liga Primer ingin kami disanksi, itu sudah pasti. Tetapi itu sebabnya saya bilang ke Mr Tebas dan tim-tim Liga Primer, tunggu (hasil penyelidikan) panel independen.”
City tersangkut lebih dari 100 dugaan pelanggaran regulasi finansial yang disebut oleh salah media Eropa sebagai “persidangan terbesar abad ini”.
Baca Juga: Netflix Luncurkan Dokumenter Man City Mulai Hari Ini, Minus Dugaan Skandal Regulasi Finansial
City sendiri sudah dibayang-bayangi tuduhan ini dalam beberapa tahun terakhir namun penyelidikan baru muncul selepas bocornya dokumen dalam jumlah besar tentang pelanggaran City.
Tekanan datang bersamaan dengan sukses besar City bersama Pep Guardiola. Tim ini meraih enam Liga Primer sejak 2016 plus satu trigelar pada 2022-2023.
Guardiola sendiri menyambut baik bahwa persidang segera digelar. Ia menegaskan bahwa sebelum putusan pengadilan dijatuhkan tak ada pihak yang bisa dinyatakan bersalah.
“Saya senang ini dimulai Senin (nanti). Saya tahu bakal ada banyak rumor, spesialis-spesialis baru soal hukuman,” kata Guardiola.
“Kita lihat nanti. Saya tahu apa yang diharapkan orang-orang, apa yang mereka harapkan, saya tahu, berdasarkan apa yang saya baca bertahun-tahun, bertahun-tahun. Semua orang tak bersalah sebelum terbukti bersalah. Jadi, kita lihat saja.”
City sendiri akan menempuh pertandingan keempat Liga Primer Inggris musim ini dengan menjamu Brentford di Stadion Etihad, Sabtu (14/9) malam ini.
Mereka menempati posisi puncak klasemen sementara Liga Primer dengan menyapu tiga laga awal dengan kemenangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






