MU Kalah Lagi, Ruben Amorim Akui Situasi Berat Disertai Suporter yang Lelah

AKURAT.CO, Pelatih Manchester United (MU), Ruben Amorim, mulai merasakan tekanan yang diemban oleh pendahulunya, Erik Te Hag, dengan kekalahan 0-3 pasukannya atas AFC Bournemouth.
Ruben Amorim yang direkrut dari Sporting Lisbon untuk menggantikan Erik Ten Hag mulai 11 November silam, mengatakan bahwa situasi MU saat ini terasa sangat berat.
“Pada saat ini, semuanya sangat sulit,” kata Ruben Amorim usai laga melawan AFC Bournemouth di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, Minggu (22/12), sebagaimana dipetik dari BBC.
“Di klub seperti Manchester United, kalah 0-3 di kandang, sangat sulit untuk semua orang.”
Baca Juga: Hasil dan Klasemen Liga Inggris: Man City Merosot ke Posisi 7, Liverpool Di Puncak Dibayangi Chelsea
Menyambut Bournemouth di kandang, MU kalah lewat gol Dean Huijsen di menit ke-60, penalti Justin Kluivert di menit ke-61, serta Antoine Semenyo di menit ke-63.
Kekalahan tersebut kian terasa karena di tengah pekan Setan Merah disingkirkan Tottenham Hotspur di perempat final Piala FA dengan skor 3-4. Meski di pekan sebelumnya mereka menang 2-1 dalam derbi melawan Manchester City.
“Tentu saja pendukung sangat kecewa dan lelah. Anda bisa merasakan itu di stadion sejak awal pertandingan,” kata Amorim.
“Pada tendangan gawang pertama Andre Onana, dia memikirkan apa yang harus dilakukan dan mendorong pemain lain dan semua orang gelisah. Saya memahami itu, tetapi kami harus menghadapinya.”
Baca Juga: MU Tumbangkan City, Ruben Amorim Minta Timnya tak Mengulangi Kesalahan di 'Masa Lalu'
Kekalahan atas Bournemouth merupakan kekalahan keempat yang harus ditelan Amorim dalam sembilan pertandingan pertamanya bersama MU. Pelatih asal Portugal itu baru menang tiga kali, yakni 2-1 versus City, 3-2 kontra Bodo/Glimt, serta 2-1 melawan Viktoria Plzen.
Selain itu, Amorim juga dicatat karena beberapa gol yang bersarang ke gawang pasukannya berawal dari bola mati. Termasuk gol pertama Bourmenouth yang diawali dari sepakan bebas Ryan Christie di sayap kanan.
“Kami berlatih dalam hal itu dan kami akan memperbaikinya. Tetapi kami tidak kalah karena bola mati. Kami kalah karena kami menciptakan lebih banyak peluang dan tidak mencetak gol,” kata Amorim.
Setelah ini Amorim akan dihadapkan pada jadwal padat akhir tahun dengan empat laga dalam periode 26 Desember–5 Januari. Terdekat menghadapi Wolverhampton Wanderers pada Kamis (26/12).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









