Akurat
Pemprov Sumsel

9 Nama Calon Pelatih Timnas Indonesia Pengganti Sty Pasca Shin Tae-yong Dipecat, Dari Eks Inter Milan hingga Real Madrid

Sultan Tanjung | 6 Januari 2025, 13:20 WIB
9 Nama Calon Pelatih Timnas Indonesia Pengganti Sty Pasca Shin Tae-yong Dipecat, Dari Eks Inter Milan hingga Real Madrid

AKURAT.CO Pemecatan Shin Tae-yong (STY) sebagai pelatih Timnas Indonesia oleh PSSI mengejutkan banyak pihak.

Keputusan ini diambil menyusul hasil yang kurang memuaskan di Piala AFF 2024.

Sebagaiman yang telah diberitakan Akurat.Co, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, resmi mengumumkan tidak lagi mempekerjakan Shin Tae-yong sebagai Pelatih Timnas Indonesia. Erick mengucapkan terimakasih atas kinerja Shin Tae-yong selama membesut Garuda.

“Pak Mardji (Sumardji, Manajer Timnas Indonesia) sudah bertemu dengan Coach Shin Tae-yong tadi pagi, dan Coach Shin Tae-yong sudah menerima surat-menyuratnya,” kata Erick Thohir dalam sesi konferensi pers di Jakarta, Senin (6/1).

“Tentu ada proses berikutnya mengenai hubungan kita yang sudah berakhir dan saya mengucapkan sekali lagi terimakasih.”

Dengan berakhirnya era STY, PSSI kini tengah mencari sosok pelatih baru yang mampu membawa Timnas Indonesia ke level lebih tinggi.

Baca Juga: PSSI Resmi Pecat Shin Tae-yong dari Timnas Indonesia, Penggantinya Tiba di Indonesia 11 Januari

Artikel ini membahas sembilan calon pelatih terbaik yang dapat menggantikan Shin Tae-yong.

  1. Roberto Mancini

    Pelatih asal Italia ini memiliki rekam jejak mengesankan, termasuk kesuksesan bersama tim nasional Italia dan klub-klub besar Eropa.

    Kedekatannya dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menjadi salah satu faktor pendukung bagi Mancini sebagai kandidat kuat.

  2. Giovanni van Bronckhorst

    Mantan pemain tim nasional Belanda ini dikenal dengan pendekatan taktis yang cerdas dan kemampuannya mengembangkan pemain muda.

    Pengalamannya melatih klub-klub Eropa membuatnya menjadi pilihan menarik untuk Timnas Indonesia.

  3. Pieter Huistra

    Pelatih asal Belanda ini pernah menangani beberapa klub di Eropa dan Asia.

    Pengalamannya di Asia Tenggara memberikan keunggulan dalam memahami kultur sepak bola di kawasan ini, menjadikannya kandidat potensial.

  4. Luis Milla

    Mantan pelatih Timnas Indonesia periode 2017-2018 ini dikenal dengan pendekatan taktis yang disiplin.

    Pengalamannya sebelumnya di Indonesia membuatnya memahami karakteristik pemain lokal, menjadikannya pilihan yang layak dipertimbangkan.

  5. Fabio Capello

    Pelatih legendaris asal Italia ini memiliki pengalaman luas di level klub dan tim nasional.

    Meski usianya sudah tidak muda, Capello masih dianggap sebagai salah satu pelatih terbaik dengan kemampuan taktis luar biasa.

  6. Zinedine Zidane

    Mantan pelatih Real Madrid ini sukses meraih berbagai gelar bergengsi.

    Meskipun belum pernah melatih di Asia, reputasinya sebagai pelatih top dunia menjadikannya kandidat menarik untuk Timnas Indonesia.

  7. Laurent Blanc

    Mantan pelatih tim nasional Prancis ini memiliki pengalaman melatih di level tertinggi sepak bola dunia.

    Reputasinya sebagai pelatih berkualitas membuatnya layak dipertimbangkan untuk menggantikan Shin Tae-yong.

  8. Marcelo Bielsa

    Pelatih asal Argentina ini dikenal dengan gaya permainan menyerang dan intensitas tinggi.

    Pengalamannya melatih di berbagai negara menunjukkan kemampuannya untuk beradaptasi dengan lingkungan baru.

  9. Guus Hiddink

    Pelatih veteran asal Belanda ini memiliki pengalaman luas di level klub dan tim nasional.

    Meskipun sudah tidak aktif melatih, Hiddink masih dianggap sebagai salah satu pelatih terbaik dengan keahlian dalam mengembangkan tim.

Kesimpulan

Pemecatan Shin Tae-yong memberikan peluang bagi PSSI untuk mencari pelatih baru yang mampu membawa Timnas Indonesia ke level lebih tinggi.

Sepuluh kandidat yang telah disebutkan di atas memiliki rekam jejak mengesankan dan kemampuan untuk mengembangkan tim.

Dengan memilih pelatih yang tepat, diharapkan Timnas Indonesia dapat meraih prestasi yang lebih baik di masa depan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.