Punya Kenangan Manis di Manahan Solo, Bhayangkara FC tak Terpengaruh Tekanan PSIM Yogyakarta

AKURAT.CO, Bhayangkara FC sedikit mendapat angin segar bahwa final Liga 2 Indonesia 2024-2025 berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah.
Meski mereka bertindak sebagai tim tamu saat melawan PSIM Yogyakarta, namun Manahan memiliki kenangan yang manis untuk Bhayangkara FC. Sebab Bhayangkara sempat bermarkas di Stadion yang berada di Kota Solo ini pada musim 2020.
“Tentunya kami Bhayangkara FC punya sejarah di sini (Stadion Manahan). Kami pernah bermarkas di sini waktu di Liga 1,” ucap Pelatih Bhayangkara FC, Hanim Sugiarto, dalam sesi konferensi pers di Solo, Selasa (25/2).
“Sekarang kami datang lagi ke sini walaupun sebagai tim tamu tapi kondisi kami sangat baik."
Baca Juga: Jelang Final Liga 2 Lawan PSIM, Pelatih Bhayangkara FC Ingin Sempurna dengan Gelar Juara
Bhayangkara FC bakal menantang PSIM Yogyakarta di babak final Liga 2 2024-2025. Laga ini bakal berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Rabu (26/2) besok siang.
Dalam laga ini PSIM Yogyakarta memang bertindak sebagai tim tuan rumah. Namun mereka harus bermain di Stadion Manahan Solo yang bukan markas mereka selama ini di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta.
Namun Bhayangkara juga tidak boleh lengah. Sebab meski PSIM Yogyakarta bermain di luar rumah mereka, tim berjuluk Laskar Mataram ini tetap akan didukung oleh puluhan ribu suporter setianya.
Baca Juga: Bidik Juara Liga 2, Bhayangkara FC Siap Hadapi Tekanan Suporter Kandang PSIM di Final
Bahkan dikabarkan tiket sebanyak 17 ribu lembar sudah habis terjual. Terkait situasi bermain di bawah puluhan ribu suporter lawan, Hanim menegaskan Bhayangkara tidak akan kesulitan.
“Di mana pun kami bermain tidak ada kesulitan berarti. Kita bisa lihat bagaimana yang terbaik untuk laga besok,” kata Hanim.
Hal senada juga diutarakan oleh bomber Bhayangkara FC, Ilija Spasojevic. Baginya Bhayangkara FC tak akan gentar dengan tekanan suporter lawan.
“Kami tidak berpengaruh dengan hadirnya suporter PSIM. Saya pikir semua akan berjalan dengan adil karena ada wasit yang memimpin laga," kata Spasojevic.
“Kami juga rindu dengan penonton yang datang saat kami bermain, jadi kami besok akan menikmati laga."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







