Akurat
Pemprov Sumsel

Erick Thohir: Liga Inggris Tim yang Degradasi Sudah Ketahuan, di Liga 1 Lagi Seru-serunya

Endarti | 1 Mei 2025, 15:14 WIB
Erick Thohir: Liga Inggris Tim yang Degradasi Sudah Ketahuan, di Liga 1 Lagi Seru-serunya

AKURAT.CO, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, bicara mengenai perbandingan persaingan papan bawah di Liga 1 yang memiliki perbedaan dengan Liga Primer Inggris. Menurut Erick, di Liga 1 setidaknya enam tim masih "deg-degan".

Aroma persaingan Liga 1 dan Liga Inggris memiliki perbedaan. Liga 1 masih cukup seru di papan atas apalagi di papan bawah.

Roda kompetisi Liga 1 memang menyisakan empat laga lagi. Hal ini sama dengan Liga Inggris yang juga menyisakan empat laga lagi.

Liga Inggris sudah terjawab tim mana saja yang sudah terdegradasi. Southampton, Leicester City, dan Ipswich Town dipastikan turun kasta untuk musim depan.

Baca Juga: PSSI Pastikan Wasit Terbaik Pimpin Laga Krusial di Sisa Liga 1 2024-2025

Sementara di Liga 1 setidaknya enam tim masih harap-harap cemas untuk bisa terbebas dari ancaman zona degradasi.

“Kalau kita lihat di Liga Inggris, ketika klub papan bawah, yang zona degradasi, kalau kita melihat perdebatan antara klub ini dan klub itu yang menang, ya memang sudah kurang menarik," ujar Erick Thohir di Jakarta beberapa hari lalu.

"Kenapa? Klub papan bawahnya sudah terdegradasi. Ini juga bisa melihat permainan menjadi berubah.

“Ada klub-klub yang juga mungkin ingin memainkan pemain-pemain juniornya, karena mungkin empat pertandingan terakhir sudah tidak penting, mengingat posisinya sudah tidak terdegradasi."

Sementara pemandangan berbeda di Liga 1. Di mana tiga tim terbawah saat ini, Semen Padang 29 poin, PSIS Semarang 25 poin, dan PSS Sleman 22 poin masih bisa terbebas dari degradasi. 

Baca Juga: Liga 1 Masuki Fase Krusial, LIB Akan Koordinasi dengan Pihak Keamanan

Jarak dengan tiga tim di atasnya masih bisa dikejar. Barito Putera di posisi ke-15 dengan 29 poin, Persis Solo ke-14 lewat 32 angka, dan Madura United di ranking ke-13 dengan 33 poin.

“Tetapi klub-klub yang posisi di zona degradasi ingin berjuang. Nah, kalau di Liga Inggris sudah tidak mungkin, karena yang tiga terbawah sudah tidak bisa mengejar yang atas. Jadi ya tidak ada yang diperjuangkan juga," kata Erick Thohir.

“Yang juara juga sudah ketahuan, Liverpool. Jadi mungkin beberapa laga ke depan ya mereka akan memainkan pemain-pemain muda untuk mulai membentuk tim masa depan.

"Nah, kalau di Indonesia lagi seru-serunya. Karena persaingan di zona degradasi itu sepertinya enam klub bisa masih deg-degan. Bagus kan? Tapi selama tidak ada match fixing tidak apa-apa."

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
H