Kecewa Cuma Main 20 Menit di Final Liga Europa, Alejandro Garnacho Isyaratkan Hengkang dari MU

AKURAT.CO, Jalan masih panjang bagi Alejandro Garnacho dan pemain ini mengisyaratkan bahwa ia berpeluang hengkang dari Manchester United (MU). Menit bermain di final Liga Europa 2024-2025 tampaknya menjadi puncak pemicu keputusannya.
Alejandro Garnacho secara tersirat mengungkapkan kekecewaannya karena hanya dimainkan 20 menit di final Liga Europa antara MU dan Tottenham Hostpur di Stadion San Mames, Bilbao, Spanyol, Rabu (21/5).
“Sampai sebelum final saya bermain di setiap putaran membantu tim, hari ini saya bermain 20 menit, saya tidak tahu,” tulis Alejandro Garnacho di akun media sosialnya sebagaimana dipetik dari BBC.
Baca Juga: Niat Hengkang pada Musim Panas 2025, Garnacho ke Atletico Madrid?
“Final (Liga Europa) akan memengaruhi (keputusan saya) tetapi secara musim keseluruhan adalah situasi klub. Saya berusaha untuk menikmati musim panas ini dan lihat apa yang terjadi setelahnya.”
Agaknya kekalahan atas Tottenham semalam juga mempertajam perasaan winger asal Argentina itu untuk hengkang dari MU. Plus, Garnacho sebenarnya sudah dikaitkan dengan Napoli dan Chelsea pada bursa transfer Januari silam.
MU merekrut Garnacho sejak sang pemain masih di usia junior pada 2020. Dua tahun kemudian pemain Tim Nasional Argentina kelahiran, Madrid, Spanyol, 1 Juli 2024, ini naik ke tim utama.
Baca Juga: Liga Europa: Kalahkan MU 1-0 di Final, Tottenham Angkat Trofi Pertama dalam 17 Tahun!
Dua musim terakhir sebenarnya adalah musim di mana Garnacho mendapatkan menit bermain yang semakin panjang. Musim ini ia tampil sebanyak 57 laga dengan sumbangan sebelas gol meski tak selalu sebagai starter.
Pengamat sepakbola Inggris tak menampik bahwa Garnacho akan masuk dalam daftar opsi penjualan oleh MU di bursa transfer musim panas ini. Dengan usianya yang baru menapak 21 tahun pada 1 Juli nanti, Garnacho dianggap belum matang secara penuh.
“Garnacho punya bakat, soal itu tak ada keraguan. Tetapi dia masih jauh dari produk yang selesai dan butuh kerja keras dengan permainannya untuk membuat peningkatan yang dituntut,” kata Kepala Reporter Sepakbola BBC, Simon Stone.
“Jika Garnacho bertahan, dia harus lebih baik dari yang sebelumnya. Jika dia melakukannya, maka dia tidak akan ditinggalkan di laga-laga besar manapun.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








