Merasa Dibutuhkan Jadi Alasan Kuat Paul Munster Bersedia Kembali ke Bhayangkara FC

AKURAT.CO, Pelatih anyar Bhayangkara Presisi Lampung FC, Paul Munster, mengakui bahwa alasan utama ia kembali menjadi pelatih Bhayangkara FC karena merasa dibutuhkan.
Paul Munters bakal menjadi nahkoda Bhayangkara FC untuk roda kompetisi Liga 1 Indonesia 2025-2026. Munster sendiri memang bukan sosok baru di tim berjuluk The Guardians ini.
Paul Munster sempat lama menukangi Bhayangkara FC dari musim 2019 hingga 2022. Sebelum akhirnya hengkang menjadi Direktur Teknik Brunei Darussalam dan menjadi Pelatih Persebaya Surabaya pada Liga 1 2023-2024.
Baca Juga: Bhayangkara FC Resmi Rekrut Kembali Paul Munster
"Iya, ada ketertarikan dari beberapa klub. Namun, fokus utama saya untuk tetap berada di Liga 1," buka Paul Munster saat sesi latihan Bhayangkara FC di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Jumat (27/6).
"Ada ketertarikan yang kuat dari Bhayangkara. Hal yang paling penting adalah Anda merasa sangat dibutuhkan."
Pelatih asal Irlandia Utara ini pun mengaku tidak sulit menentukan kembali ke Bhayangkara FC. Sebab dia sudah mengenal semua staf dan akan menyelesaikan apa yang telah dia buat sebelumnya.
"Jadi, kami berdiskusi dan itu sangat positif. Sehingga, sangat mudah untuk saya kembali ke sini karena saya tahu semua staf di sini, pemain," katanya.
Baca Juga: Dilatih Paul Munster, Firza Andika Rasakan Sentuhan Thomas Doll dan Shin Tae-yong di Bhayangkara FC
"Dan, menyenangkan untuk kembali ke sini, untuk menyelesaikan apa yang telah saya mulai," beber dia.
Kini Paul Munster pun tidak mau membidik target terlalu jauh bersama Bhayangkara FC. Dia hanya ingin meraih kemenangan di laga perdana bersama Bhayangkara FC di musim ini.
"Targetnya adalah laga pertama, itu fokus utama saya, Anda tahu saya. Saya tidak ingin berpikir jauh, hanya laga pertama. Jadi, kita telah mempersiapkannya, seperti yang saya katakan, pramusim," kata Paul Munster.
"Kita melakukan pemusatan latihan (TC), kita melangkah tahap demi tahap, hari ke hari, minggu ke minggu, seperti sekarang. Jadi, hanya laga pertama, hanya itu. Semua pemain berbicara mengenai laga pertama," tukas dia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








