Belum Sebulan Portugal Juara, Cristiano Ronaldo Sebut Kepergian Diogo Jota 'tak Masuk Akal'

AKURAT.CO, Kapten Tim Nasional Portugal, Cristiano Ronaldo, seakan tak percaya bahwa rekan setimnya, Diogo Jota, meninggal dunia. Pasalnya, Ronaldo dan Jota belum kurang sebulan ketika bertemu memperkuat tim nasional.
“Tidak masuk akal. Kita baru saja bersama di Tim Nasional, kamu baru saja menikah,” tulis Cristiano Ronaldo melalui akun media sosialnya.
Diogo Jota dipastikan meninggal dunia akibat kecelakaan mobil di kawasan Zamora, Spanyol, Kamis (3/7) dini hari WIB waktu setempat. Jota tewas bersama saudaranya, Andre Silva, yang berada satu mobil dalam insiden tersebut.
Baca Juga: Kabar Duka! Penyerang Liverpool Diogo Jota Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Mobil di Spanyol
Sebagaimana yang dikatakan Cristiano Ronaldo, ia dan Diogo Jota baru saja menorehkan catatan manis bersama Timnas Portugal untuk menjuara UEFA Nations League 2025.
Cristiano Ronaldo dan Diogo Jota bermain bersama ketika Portugal mengalahkan Jerman di semifinal pada 4 Juni dan menundukkan Spanyol lewat adu penalti di partai puncak di Munchen, empat hari kemudian.
Eks pemain Wolverhampton Wanderers itu juga belum sebulan menikahi kekasihnya, Rute Cardoso, yang bersamanya Jota memiliki tiga anak.
“Kepada keluargamu, istri dan anak-anakmu, saya ucapkan belasungkawa dan semoga mereka kuat. Saya tahu kamu akan selalu bersama mereka. RIP Diogo dan Andre. Kami semua akan merindukan kamu,” tulis Ronaldo.
Baca Juga: Kronologi Lengkap Detik-detik Kecelakaan Maut Diogo Jota
Selain sukses bersama Portugal, Jota juga membawa klubnya, Liverpool, menjuarai Liga Primer Inggris musim lalu. Oleh suporter Liverpool, kepergiannya ditandai dengan meletakkan bunga di markas klub mereka, Anfield.
“Klub Sepakbola Liverpool terpukul dengan tragedi kepergian Diogo Jota,” tulis Liverpool di laman resmi mereka.
“Liverpool tidak akan memberikan komentar lanjutan saat ini dan meminta privasi keluarga, teman, rekan setim, dan staf klub dihormati di masa mereka menghadapi kehilangan yang tak terbayangkan ini.”
Kematian Jota juga membuat sejumlah pihak di luar lingkunagn sepakbola menyampaikan ucapan duka. Di antaranya adalah Sekretaris Bidang Kebudayaan Inggris, Lisa Nandy.
“Berita mematahkan hati beberapa saat lalu sebelum kita datang ke ruangan (ini) bahwa (Diogo Jota) kehilangan hidupnya di usia yang baru 28 tahun,” kata Lisa Nandy di hadapan Parlemen Inggris.
Sementara itu, Perdana Menteri Portugal, Luis Montenegro, menyebut bahwa kepergian Jota dan Andre adalah sebuah tragedi yang tak terperkirakan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









