Persita Tangerang Umumkan Pelatih dan Skuad Anyar Untuk Sambut Musim Baru Super League
Leo Farhan | 28 Juli 2025, 16:48 WIB

AKURAT.CO, Persita Tangerang resmi memperkenalkan jajaran pelatih dan komposisi skuad anyar untuk mengarungi kompetisi Super League 2025-2026 di Indomilk Arena, Tangerang, Minggu (27/7).
Menginjak musim kelima di kasta tertinggi sepakbola nasional, tim berjuluk Pendekar Cisadane ini bakal dinakhodai oleh pelatih asal Spanyol, Carlos Peña. Penunjukkan ini diputuskan setelah mempertimbangkan pengalaman dan adaptasinya dengan sepakbola Indonesia.
Presiden Klub Persita, Ahmed Zaki Iskandar, menyebut bahwa pelatih berusia 41 tahun itu dinilai tepat memimpin tim karena telah mengenal kultur dan karakter pemain lokal.
Baca Juga: Persita Tangerang Resmi Perkenalkan Carlos Pena sebagai Pelatih Anyar, Berharap Klub Masuk 3 Besar
"Carlos Peña kami tunjuk dengan berbagai pertimbangan. Ia sudah mengenal klub dan atmosfer kompetisi Liga 1. Harapannya, Persita bisa tampil lebih baik musim ini dan mampu bersaing di papan atas, bahkan masuk tiga besar," ujar Ahmed Zaki, Minggu (27/7).
Persita mempertahankan lima pemain asing utama yang menjadi tulang punggung dalam beberapa musim terakhir, yakni Igor Rodrigues, Bae Sin Yeong, Javlon Guseynov, Tamirlan Kozubaev, dan Eber Bessa.
Kelima pemain tersebut diharapkan memperkuat chemistry tim yang sudah terbangun, baik di dalam maupun luar lapangan.
Tak hanya itu, klub juga mendatangkan tiga amunisi anyar, seperti Matheus Alves (Brasil), Rayco Rodriguez (Spanyol), dan Pablo Ganet (Guinea Khatulistiwa).
Selain itu, sejumlah pemain muda hasil binaan akademi Persita juga turut mendapat promosi ke skuad utama. Mereka akan bersaing dan belajar bersama pemain senior seperti Muhammad Toha, Mario Jardel, Kartika Ajie, dan Ryuji Utomo yang masih menjadi bagian dari inti tim.
Pelatih kepala Carlos Peña menyatakan komitmennya untuk membawa Persita tampil militan dan konsisten sepanjang musim.
Baca Juga: Persita Tangerang Resmi Lepas Fabio Lefundes dari Kursi Pelatih, Dikabarkan Rekrut Carlos Pena
"Kami ingin menjadi tim yang bertarung hingga menit terakhir di setiap pertandingan. Kami tak ingin menyerah. Meski hasil akhir tak selalu bisa ditebak, tapi saya jamin tim ini akan memberikan 100 persen," tegas Peña.
Pelatih kelahiran 1983 itu menekankan pentingnya ikatan emosional antara tim dan suporter. Dia meminta pasukannya harus lebih dulu menunjukkan semangat juang dan totalitas, maka para suporter akan datang dengan sendirinya untuk mendukung.
Musim ini, Persita mengusung tema #53TTHEDREAM sebagai semangat kolektif untuk seluruh elemen klub mulai dari pemain, pelatih, manajemen, hingga pendukung agar bersatu dalam mengejar mimpi besar menjadikan Persita lebih kuat, berprestasi, dan membanggakan.
Angka "53" dipertahankan sebagai simbol perjuangan dan jati diri klub, menandakan bahwa keberhasilan bukan hasil instan, tetapi buah dari proses panjang yang penuh dedikasi.
Gerakan ini menjadi penegasan bahwa mimpi besar hanya akan berarti jika diperjuangkan bersama, melalui kerja keras, konsistensi, dan keyakinan yang utuh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









